0
News
    Update Haji
    Home Featured Haji Madinah Mekkah Pilihan

    Kurang Paham Mengenai Pelaksanaan Haji, Jamaah Haji Bisa Hubungi Petugas Ini di Makkah dan Madinah - metrojambi

    3 min read

     

    Kurang Paham Mengenai Pelaksanaan Haji, Jamaah Haji Bisa Hubungi Petugas Ini di Makkah dan Madinah

    By Amril Hidayat
    metrojambi.com
    June 5, 2023
    Suasana tawaf di masjidil Haram Makkah
    Suasana tawaf di masjidil Haram Makkah

    METROJAMBI.COM- Kurangnya pengetahuan dan waktu mengenai manasik, terkadang membuat jamaah bingung hendak melakukan apalagi selama di Makkah atau Madinah.

    Namun jamaah haji Indonesia tak perlu bingung karena selama di Tanah Sucijamaah masih mendapatkan bimbingan.

    Disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Zulkarnain Nasution.

    Kementerian Agama sudah melakukan pembinaan manasik sejak di tanah air. Namun tingkat pemahaman jamaah memang bermacam-macam.

    "Karenanya proses bimbingan terus dilakukan saat jamaah di Tanah Suci," ujar Zulkarnain, seperti dikutif dari laman kemenag.go.id.

    Dia menyampaikan pemerintah telah menunjuk para konsultan ibadah dan pembimbing ibadah untuk memberikan layanan kepada jamaah haji, terkait peribadatan.

    Total ada 26 konsultan dan pembimbing ibadah yang bertugas di Daker Makkah. Sebanyak empat orang ditempatkan di kantor Daker, lainnya di tempatkan di setiap sektor perumahan Jamaah haji, termasuk sektor Masjidil Haram

    "Konsultan ibadah ini adalah para kyai, akademisi dan praktisi perhajian yang memiliki kompetensi untuk memberikan layanan konsultasi masalah-masalah haji," jelas Zulkarnain.

    Untuk memudahkan jamaah, layanan konsultasi ibadah ini didesain untuk dapat dilakukan secara offline dan online, secara online nomor telpon konsultan sudah disebar.

    Secara offline, para konsultan dan pembimbing bertugas memberikan layanan konsultasi ibadah di wilayah sektor masing-masing.

    Konsultan yang berada di kantor Daker Makkah juga akan melakukan visitasi ke sektor untuk melakukan bimbingan.

    Diharapkan keberadaan para konsultan dan pembimbing ibadah dapat dimaksimalkan oleh para jemaah dalam memahami manasik haji.

    Pemahaman yang baik diharapkan memudahkan jmaah dalam beribadah dan dapat mengantarkan mereka meraih kemabruran.

    Komentar
    Additional JS