Mengintip Toko Oleh-oleh di Madinah, Terima Transaksi Rupiah By BeritaSatu
Mengintip Toko Oleh-oleh di Madinah, Terima Transaksi Rupiah
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fimg2.beritasatu.com%2Fcache%2Fberitasatu%2F960x620-3%2F2023%2F06%2F1686556576-1280x720.webp)
Madinah, Beritasatu. com - Jemaah haji Indonesia gelombang pertama sudah memadati beberapa toko oleh-oleh di Madinah, Arab Saudi. Mereka belanja beragam barang mulai gelang, jam tangan, hena, sajadah, pakaian, minyak wangi, hingga emas.
Salah satu toko oleh-oleh yang kerap diserbu jemaah Indonesia adalah toko "Ali Murah" yang berlokasi di sektor 2, sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi.
Sholahudin kerabat pemilik toko oleh-oleh "Ali Murah" mengatakan, dalam sehari bisa meraup pendapatan Rp 400 juta hingga Rp 450 juta. "Tetapi untungnya kecil, karena toko saya jual barang dengan harga murah, " kata Sholahudin, di Madinah, Senin (12/6/2023).
Dia mengatakan tokonya juga menerima transaksi dengan uang rupiah buat jemaah haji Indonesia. "Untuk memudahkan jemaah haji Indonesia, jadi enggak bingung, bisa pakai rupiah," kata dia.
Sholahudin mengatakan, selain di toko yang bersebelahan dengan Hotel Abraj Taiba, pihaknya juga punya dua toko lain di Madinah yang menjual pakaian dan barang grosiran. "Jualan sudah sekitar 10-11 tahun," kata dia.
Untuk menarik minat pembeli, ia memberlakukan sistem diskon. Bagi jemaah haji yang datang pertama kali akan diberi diskon 20℅. Pada kunjungan berikutnya akan diberi diskon hingga 50%.
Aminah, jemaah haji asal Indramayu, Jawa Barat mengunjungi beberapa toko di Madinah untuk berburu oleh-oleh titipan saudara dan temannya.
Ia sengaja datang ke beberapa toko untuk membandingkan harga. Bila mendapat harga cocok, ia akan langsung membelinya. "Lihat-lihat sudah dari kemarin, kalau dapat harga bagus saya catat dulu, besoknya baru saya beli," ucapnya.
Dia mengaku bawa Saudi Real (SR), tetapi kebanyakan belanja pakai rupiah. "Enak juga di sini belanjanya pakai bahasa Indonesia dan bisa nawar," ungkap dia.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini