Pelayanan Jemaah Lansia Jangan Hanya Teori, yang Utama Praktek By BeritaSatu
Pelayanan Jemaah Lansia Jangan Hanya Teori, yang Utama Praktek
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fimg2.beritasatu.com%2Fcache%2Fberitasatu%2F960x620-3%2F2023%2F06%2F1686464297-1280x960.webp)
Madinah, Beritasatu. com - Koordinator Pengendali Teknis Pelayanan Haji Lansia, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Hasan Basri Sagala, turun langsung ke Madinah sejak 3 hari terakhir. Dia mengecek berbagai layanan mulai konsumsi, transportasi, akomodasi, bimbingan ibadah, kesehatan, pelayanan jemaah lanjut usia (lansia) dan lainnya.
"Intinya, seluruh pelayanan lansia sudah diberi pelatihan tentang tugas dan punya buku saku tentang lansia. Jangan hanya teori, tetapi bagaimana praktiknya di lapangan. Saya ingin memastikan, bahwa mulai dari hotel, klinik, pelayanannya sesuai dengan yang direncanakan," papar Hasan Basri Sagala, di Hotel Abraj Tabah Madinah, Sabtu (10/6/2023) malam.
Hasan Basri Sagala menyatakan petugas haji sudah berusaha maksimal. "Semua, alhamdulillah, berjalan dengan baik. Di sektor khusus Nabawi misalnya, saya menyaksikan pelayanan kepada jemaah jangan sampai tersesat, langsung mengantar dan membantu jemaah," jelasnya.
Soal Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah kata dia, jemaah lansia yang sakit dilayani dengan baik oleh dokter spesialis, perawat, hingga fasilitas peralatan modern. "Bahkan ada yang seharusnya sudah bisa pulang, ingin menambah waktu dirawat di klinik agar lebih fit saat pulang dari klinik," ungkapnya.
Hasan Basri Sagala memastikan, semua layanan yang diberikan petugas, demi kebaikan dan kepentingan jemaah.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini