0
News
    Home Featured Gubernur Kalteng Habib Umar bin Hafidz Pilihan

    45 Menit Dakwah Habib Umar bin Hafidz di Tabligh Akbar, Gubernur Kalteng Tak Henti Mengipasi - Tribun Kalteng

    4 min read

     

    45 Menit Dakwah Habib Umar bin Hafidz di Tabligh Akbar, Gubernur Kalteng Tak Henti Mengipasi

    By Dwi Sudarlan
    kalteng.tribunnews.com

    TRIBUNKALTENG.COM,  PALANGKARAYA - Dakwah penuh makna disertai doa selama 45 menit sejak pukul 19.55 WIB disampaikan ulama besar Habib Umar bin Hafidz dalam Tabligh Akbar di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Rabu (23/8/2023) malam.

    Ada hal menarik yang patut diberi apresasi dalam Tablig Akbar Habib Umar bin Hafidz itu, yakni tak hentinya Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengipasi ulama terkemuka dari Tarim Hadramaut Yaman tersebut.

    Dengan menggunakan selembar kertas, Sugianto Sabran yang duduk lesehan terus mengipasi Habib Umar bin Hafidz yang berdiri menyampaikan dakwahnya.

    Habib Umar bin Hafidz berdakwah menggunakan Bahasa Arab yang langsung diterjemahkan secara bergantian oleh Habib Sholeh al Jufri dan Habib Jindan bin Jindan.

    Dalam dakwahnya Habib Umar mengawalinya dengan ajakan untuk selalu bertakwa serta merendahkan hati dan diri di hadapan Allah SWT.

    Sebab, tidak ada apapun di langit dan bumi yang pantas mengagungkan diri di depan Sang Pencipta.

    Habib Umar pun juga mengingatkan agar selalu ingat akan kematian.

    Semua makhluk hidup nantinya bakal sendirian menghadap Allah SWT.

    Jemaah Tabligh Akbar Habib Umar bin Hafidz tetap berada di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, dari pagi hingga malam. (Tribun Kalteng/Pangkan Putra Bangel)

    Untuk kemudian akan dibagi dalam 2 kelompok, yakni ahli surga atau ahli neraka.

    Bagi yang masuk ahli surga akan berada di barisan yang dipimpin Nabi Muhammad SAW.

    Sementara yang masuk kelompok ahli neraka akan berada di bawah bendera iblis yang dilaknat Allah.

    Karena itu Habib Umar menyerukan kepada jemaah untuk selalu memperbanyak amal perbuatan yang baik selama hidup.

    Juga selalu mengikuti majelis-majelis yang mengagungkan Allah SWT seperti pengajian.

    Habib Umar pun menyatakan hal itu memang tidak mudah dilakukan.

    Seperti jemaah pada Takligh Akbar,  ada yang datang dari jauh atau sudah berada di tempat itu sejak sebelum Zuhur.

    Namun, Habib Umar meyakinkan semua itu tidak akan sia-sia.

    "Apakah Allah tidak akan mengampuni dan memberi anugerah kepad kalian? Tidak mungkin terjadi. Allah SWT tidak akan pelit memberi ampunan dan anugerah kepada kalian," ucapnya.

    Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga akan menyayangi umatnya tersebut.

    Rasa sayang Rasulullah melebihi siapapun.

    "Rasulullah akan bersyukur apabila amalan kita baik. Dan bila amalan kita tidak baik, karena sayangnya, Rasulullah tetap akan memohonkan maaf kepada Allah SWT," kata Habib Umar.

    Peletakan batu pertama

    Sebelum mengisi Tabligh Akbar di Stadion Tuah Pahoe, Habib Umar didampingi Gubernur Kalteng melakukan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren (ponpes).

    Ponpes Darul Iman yang pembangunannya diawali peletakan batu pertama oleh Habib Umar itu berada di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 26 Palangkaraya.

    Selain itu, Habib Umar juga menandatangani prasasti pembangunan ponpes tersebut. (*)

    Komentar
    Additional JS