0
News
    Home Featured Haul Guru Sekumpul Masjid Agung Riadhussalihin HST Pilihan

    Siap Sambut Jemaah Haul Sekumpul, Rest Area di Halaman Masjid Agung Riadhussalihin HST Buka 24 Jam - Radar Banjarmasin

    4 min read

     

    Siap Sambut Jemaah Haul Sekumpul, Rest Area di Halaman Masjid Agung Riadhussalihin HST Buka 24 Jam - Radar Banjarmasin

    BARABAI - Puluhan rest area di Hulu Sungai Tengah (HST) siap menyambut jemaah Haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin H Abdul Ghani.

    Ada sekitar 20 lebih rest area telah didirikan para relawan. Tersebar di sejumlah titik sepanjang jalan utama Kabupaten HST.

    Seperti jalan dari dekat perbatasan HST-Balangan hingga perbatasan HST-HSS. Juga jalur utama HSU-HST.

    Baca Juga: Jelang Haul Sekumpul, Angkot dan Bentor Ditertibkan

    Sejak Jumat (3/1), sejumlah rest area mulai disinggahi para jemaah haul Guru Sekumpul yang datang dari berbagai daerah.

    Salah satunya rest area di Simpang 10 Kota Barabai.

    Koordinator rest area, Miftah Rizki menyebut pihaknya siap melayani para jemaah maupun masyarakat umum lainnya. "Rest area ini dari masyarakat untuk masyarakat. Kami buka 24 jam dari tanggal 2 hingga 6 Januari 2025," ujarnya.

    Baca Juga: Dua Jalur Menuju Sekumpul Terendam, Aktivitas dan Perekonomian Warga Terdampak

    Berdirinya rest area tersebut inisiatif masyarakat Kelurahan Barabai Barat, khususnya warga Keramat Manjang, Remaja Masjid Alfaizin, dan Kelompok Habsy Al Karomah, serta para relawan lainnya.

    Layanan yang tersedia, mulai dari tempat istirahat, makan dan minuman gratis, cek kesehatan gratis, toilet, serta lokasinya dekat dengan masjid.

    Selain itu, halaman Masjid Agung Riadhussalihin Barabai juga dijadikan rest area. Bahkan, ada sejumlah pedagang di sana yang menggratiskan jualannya untuk para jemaah.

    Baca Juga: Jelang Haul Sekumpul: Jaringan Internet Diperkuat, Pedagang Jangan Bikin Malu Daerah

    Sudah 76 Rest Area di Tapin

    Relawan Tapin Sekumpul mencatat hingga Kamis (2/1), sudah ada 76 rest area berdiri di Bumi Ruhuy Rahayu. Tersebar di seluruh jalur yang akan dilewati para jemaah Haul Guru Sekumpul di Kabupaten Tapin.

    Masing-masing rest area menyediakan berbagai macam fasilitas untuk para jemaah yang singgah. Seperti Rest Area di Masjid Ansharuddin, Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat menyediakan makan dan minum gratis, tempat ibadah, tempat istirahat, kamar mandi serta WC, posko Kesehatan, serta mobil ambulance. “Kami juga menyediakan area parkir yang luas,” kata Kepala Desa Binderang, Saini, Kamis (2/1). 

    Rest area tersebut akan dibuka sejak Jumat (3/1) siang. Jadi para jemaah dipersilakan untuk singgah. “Semoga rest area ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

    Koordinator Relawan Tapin Sekumpul, Habib Syarif Husin Ba’bud menyampaikan rata-rata rest area akan buka tanggal 3 Januari.

    “Memang di rest area yang terdata tersebut menyediakan berbagai macam fasilitas untuk para jemaah,” jelasnya.

    Baca Juga: Jelang Haul Sekumpul, Angkot dan Bentor Ditertibkan

    Siagakan Puskesmas Selama 24 Jam

    Pemkab Tapin kembali menyiagakan petugas puskesmas yang masuk jalur jemaah Haul Guru Sekumpul. Hal ini dilakukan agar bisa segera menangani gangguan kesehatan para jemaah.

    “Puskesmas harus siaga. Kalau perlu 24 jam ada yang menjaga,” ucap Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin, Kamis (2/1) usai memantau Puskesmas Lokpaikat dan Puskesmas Banua Padang.

    Baca Juga: Dua Jalur Menuju Sekumpul Terendam, Aktivitas dan Perekonomian Warga Terdampak

    Terutama siaga kalau ada kejadian kecelakaan. “Minimal bisa penanganan awal dulu. Kalau memang nanti parah, bisa dirujuk ke RSUD Datu Sanggul,” jelasnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf menyebut ada 6 fasilitas kesehatan yang disiagakan pada 2-7 Januari ini. “Jadi masing-masing puskesmas yang masuk jalur akan stand by. Ketika ada kejadian, bisa langsung ditangani,” paparnya.

    Tak hanya stand by untuk puskesmas, namun petugas kesehatan secara mobile juga disiagakan. “Petugas kesehatan kita juga ada bertugas di Sekumpul. Baik itu dari Dinkes Tapin maupun dari organisasi profesi perawat,” tuturnya

    Editor: Eddy Hardiyanto

    Komentar
    Additional JS