Milad ke-50 MUI, Ma'ruf Amin Minta Ulama Jaga Umat dari Perpecahan dan Perselisihan - News Liputan6
Milad ke-50 MUI, Ma'ruf Amin Minta Ulama Jaga Umat dari Perpecahan dan Perselisihan - News Liputan6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296722/original/063591800_1753604663-IMG_0609.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin berpesan, kepada para ulama agar para dapat menjaga kerukunan. Wakil Presiden atau Wapres ke-13 RI itu juga meminta agar ulama mampu menjaga umat dari perpecahan dan perselisihan.
"Yang masih perlu terus dimantapkan dan dijaga terus adalah menjaga umat dari perpecahan dan perselisihan, ini kunci. Karena (kalau) sudah ada perpecahan, ada perselisihan, program apapun tidak akan bisa kita laksanakan," ujar KH Ma'ruf Amin saat berpidato pada milad ke-50 Majelis Ulama Indonesia (MUI) di di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, seperti dikutip Minggu (27/7/2025).
Dia juga menegaskan, MUI memiliki peran untuk terus melaksanakan peran pentingnya sebagai khodimul ummah dan juga sodiqul hukumah.
"MUI selama 50 tahun berkhidmat untuk umat, untuk bangsa dan negara. MUI tidak boleh berhenti dan harus terus melakukan pengabdian berdasarkan perannya sebagai khodimul ummah dan juga sodiqul hukumah. Maka tidak boleh berhenti," ucap Ma'ruf.
Selain itu, dia juga berpesan, MUI harus menjaga umat dari fatwa yang nyeleneh, fatwa yang keras, dan memudah-mudahkan. Sebab, kata Ma'ruf, fatwa harus sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada.
Kemudian, lanjut dia, MUI harus menjaga ummat dari makan minum yang tidak halal, menjaga umat dari muamalah yang tidak sesuai syariat, dan lain sebagainya.
"Yang menjadi kunci dari semua hal tersebut adalah MUI harus menjaga umat dari perpecahan dan perselisihan. Sebab kalau ada keduanya, program apapun tidak dapat kita laksanakan," yakin Ma'ruf Amin.
Kerukunan Antarumat
Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia (RI), Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berjanji kepada untuk membentuk Badan Pengembangan Ekonomi Syariah di dalam negeri.... Selengkapnya
Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin pun percaya, kerukunan antarumat adalah kunci dari kerukunan antaragama maupun antarbangsa.
"Rusaknya kerukunan ummat itu karena tidak rukunnya ulama. Maka yang paling utama dijaga adalah dijaga ulamanya dari perselisihan dan perpecahan," dia memungkasi.
Sebelumnya, Wakil Presiden Ke-13 RI Ma’ruf Amin menjadi pembicara pembuka Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam kesempatan itu, dia mewakili partai memastikan untuk terus bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Bapak berjuang untuk kepentingan rakyat daripada kepentingan yang lainnya. Bahkan bapak berjuang, sedia mati untuk membangun Indonesia. Kecuali bapak sudah berubah, bukan Bapak Prabowo yang kami kenal selama ini, bukan lagi patriot bangsa," tutur Ma'ruf di Jakarta International Convention Center (JICC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 23 Juli 2025.
"Tapi kami yakin Bapak tidak akan berubah, Bapak akan tetap patriot bangsa, Bapak akan tetap siap mati untuk Indonesia. Untuk itu kami akan terus bersama Bapak," sambung dia.
Ma'ruf Amin Buka Harlah ke-27 PKB: Kami Akan Terus Bersama Prabowo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5293038/original/058051100_1753278540-IMG_0973.jpg)
Wakil Presiden Ke-13 RI Ma’ruf Amin menjadi pembicara pembuka Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)... Selengkapnya
Ma'ruf sempat berkelakar tentang singkatan Gerindra yakni Gerakan Indonesia Raya, bahwa PKB merupakan Gerkyinda yang kepanjangannya adalah Gerakan Kyai Indonesia Raya.
"Beda sedikit saja bapak Presiden," katanya disambut tawa hadirin.
Ma'ruf menegaskan, PKB merupakan gerakan politik kyai untuk Indonesia. Dia pun mengulas perbedaan politik kyai dengan kyai politik, yakni kyai politik adalah sosok tokoh yang hanya mengikuti tuntutan politik.
"Politik kyai adalah politik ikut petunjuk kyai, ikut arahan kyai," ungkap Ketua Dewan Syuro DPP PKB itu.
Dia menyatakan, visi besar PKB adalah gerakan politik perbaikan, yaitu gerakan politik kyai yang membangun segala maslahat dan menjebol hal merusak.
"Pak prabowo, partai kami ini lambangnya bumi. Karena kami merasa hidup di atas bumi, ujarnya.
"Bumi juga banyak memberikan banyak tambang kepada kita. Ada tambang nikel, timah, oleh karena itu saya minta tambang ini dipergunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Bahkan kita mati pun, mati ditanam ke dalam bumi. Kita tidak mungkin meninggalkan bumi, karena itu jangan menjauh dari bumi," kata dia.
"Siapa yang mau keluar dari bumi? Tidak ada. Oleh karena itu, jangan berani keluar atau menjauh dari bumi," Ma'ruf menandaskan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4413779/original/088828800_1683099856-Infografis_SQ_Geger_Penembakan_di_Kantor_Pusat_MUI.jpg)
Infografis Geger Penembakan di Kantor Pusat MUI. (Liputan6.com/Abdillah) (Liputan6.com/Trieyasni)... Selengkapnya