0
News
    Update Haji
    Home Featured Hari Santri Hari Santri Nasional Istimewa Spesial

    Lirik Mars Hari Santri Nasional yang Diperingati Tanggal 22 Oktober - Tribunnews

    7 min read

     

    Lirik Mars Hari Santri Nasional yang Diperingati Tanggal 22 Oktober - Tribunnews.com


    https://kemenag.go.id/
    LOGO HARI SANTRI - Logo Hari Santri 2025 diunduh dari laman Kemenag pada Rabu (24/9/2025). Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Berikut lirik Mars Hari Santri Nasional dan Ya Lal Wathon. 

    TRIBUNNEWS.COM - Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional.

    Tahun ini, Hari Santri 2025 jatuh pada hari Rabu (22/10/2025) dan mengusung tema besar "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia".

    Tema ini menandai satu dasawarsa pengakuan negara terhadap peran besar santri dalam perjalanan bangsa.

    Peringatan Hari Santri ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015 dan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

    Umumnya, peringatan Hari Santri diisi dengan upacara bendera yang dilaksanakan di berbagai pesantren dan lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.

    Dalam momen upacara tersebut, setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Hari Santri Nasional dan Ya Lal Wathon.

    Lirik dari Mars Hari Santri Nasional ini mengisahkan semangat juang santri dan ulama dalam Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

    Lirik Mars Hari Santri Nasional

    22 Oktober 45
    Resolusi Jihad panggilan jiwa
    Santri dan ulama tetap setia
    Berkorban pertahankan Indonesia

    Saat ini kita telah merdeka
    Mari teruskan perjuangan ulama
    Berperan aktif dengan dasar Pancasila
    Nusantara tanggung jawab kita

    Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
    Hari Santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari Ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri, ayo santri, ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kiai
    Jayalah bangsa, jaya negara
    Jayalah pesantren kita

    Mari bersiap kita berangkat ke pesantren
    Dengan penuh semangat
    Raih cita-cita, luruskan niat
    Mengabdi untuk kemaslahatan umat

    Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
    Hari Santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari Ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri, ayo santri, ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kiai
    Jayalah bangsa, jaya negara
    Jayalah pesantren kita
    Jayalah bangsa dan negara
    Jayalah Indonesia
    Jayalah Indonesia

    Lirik Ya Lal Wathon

    Dilansir dari FKIP UIM Makassar, Ya Lal Wathan diciptakan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah pada tahun 1916 saat mendirikan organisasi gerakan bernama Syubanul Wathan dan diijazahkan oleh (alm) KH. Maemon Zubair pada tahun 2012.

    Lagu Ya Lal Wathon adalah salah satu lagu kebangsaan yang sangat populer di kalangan santri dan pesantren di Indonesia.

    Lagu ini memiliki makna yang dalam tentang cinta tanah air dan semangat perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan.

    Ya Lal Wathon berasal dari bahasa Arab yang berarti "Wahai Pemuda Tanah Air".

    Lagu ini menjadi simbol patriotisme dan nasionalisme para santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

    ياَ لَلْوَطَنْ ياَ لَلْوَطَن ياَ لَلْوَطَنْ

    Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon

    حُبُّ الْوَطَنْ مِنَ اْلإِيمَانْ

    Hubbul Wathon minal Iman

    وَلاَتَكُنْ مِنَ الْحِرْماَنْ

    Wala Takum minal Hirman

    اِنْهَضوُا أَهْلَ الْوَطَنْ

    Inhadlu Alal Wathon

    اِندُونيْسِياَ بِلاَدى

    Indonesia Biladi

    أَنْتَ عُنْواَنُ الْفَخَاماَ

    Anta ‘Unwanul Fakhoma

    كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْماَ

    Kullu May Ya’tika Yauma

    طَامِحاً يَلْقَ حِماَمًا

    Thomihay Yalqo Himama

    Artinya:

    Pusaka Hati Wahai Tanah Airku
    Cintamu dalam Imanku
    Jangan Halangkan Nasibmu
    Bangkitlah Hai Bangsaku

    Pusaka Hati Wahai Tanah Airku
    Cintaku dalam Imanku
    Jangan Halangkan Nasibmu
    Bangkitlah Hai Bangsaku

    Indonesia Negeriku
    Engkau Panji Martabatku
    Siapa Datang Mengancammu
    Kan Binasa di bawah dulimu

    (Tribunnews.com/Latifah)(Surya.co.id/Pipit Maulidiya)

    Komentar
    Additional JS