0
News
    Home Featured Isra Mi'raj Spesial

    11 Jenis Umat yang Dijumpai Rasulullah saat Peristiwa Isra Mi’raj - NU Online

    5 min read

     

    11 Jenis Umat yang Dijumpai Rasulullah saat Peristiwa Isra Mi’raj

    Peristiwa Isra Mi’raj adalah perjalanan istimewa Nabi Muhammad SAW yang ditempuh hanya dalam satu malam. Peristiwa ini menjadi hal di luar nalar karena perjalanan itu jaraknya cukup jauh.

     

    Dalam Isra Mi’raj, Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Kota Makkah ke Masjid al-Aqsa di Palestina, yang berjarak lebih kurang 1.500 kilometer. Kemudian, dilanjutkan dengan perjalanan dari Masjid al-Aqsa ke Sidratul Muntaha, yakni tempat di langit yang bersifat ghaib, tidak mungkin dijangkau oleh pancaindra manusia, bahkan tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran.

     

    Dalam peristiwa Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW dipertemukan oleh Allah SWT dengan bermacam-macam jenis manusia ketika melaksanakan dakwahnya nanti di dunia. Sebab itu, perjalanan ini ibarat perjalanan keilmuan dan penempaan mental bagi Rasulullah.

     

    Syekh Najmudin Al-Ghaithi dalam kitab Dardir Miraj menuturkan kisah-kisah nabi ketika bertemu dengan umatnya yang bermacam-macam. Berikut jenis-jenis umat Rasulullah yang disaksikan dan dijumpai saat peristiwa Isra Mi'raj.

     

    1. Orang-orang yang gemar bersedekah

    Nabi melihat golongan ini sering memanen tanaman yang baru ia tanam. Setelah dipanen, tanaman tersebut tumbuh kembali. Begitupun seterusnya sehingga hasil panen mereka melimpah ruah. Mereka adalah orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah. Allah akan mengganti semua hal yang diinfakkan di jalan-Nya.

     

    2. Orang-orang yang senantiasa berpegang teguh pada agama Allah

    Ketika itu nabi mencium bau harum. Ternyata ketika ditanyakan kepada Jibril, bau harum tersebut berasal dari keluarga besar Masyitah yang dimasak hidup-hidup oleh Fir‘aun karena tidak mau mengakuinya sebagai Tuhan.

     

    3. Orang yang malas mengerjakan shalat fardhu

    Saat itu Nabi melihat sekelompok orang yang kepalanya pecah. Setelah kepala mereka pecah, kepala tersebut utuh kembali. Setelah itu, kepala mereka pecah kembali. Kemudian utuh seperti semula dan pecah lagi. Kejadian itu berlangsung berkali-kali. Nabi begitu iba melihatnya. Nabi kemudian menanyakan ihwal itu kepada Jibril yang mendampinginya. Jibril dengan jelas mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang kepalanya berat untuk melaksanakan shalat fardhu sehingga urung menunaikannya. Itulah siksaan yang akan diterima oleh orang-orang yang malas melaksanakan kewajiban shalat fardhu di hari pembalasan nanti.

     

    4. Orang-orang yang enggan bersedekah

    Setelah itu Nabi SAW menyaksikan beberapa orang yang memakan pohon dhari‘  (pohon kering dan berduri), zaqqum (tumbuhan yang rasanya pahit) dan batu yang panas. Ketika ditanyakan kepada Jibril, orang-orang ini adalah orang yang tidak mau bersedekah.

     

    5. Pezina yang lebih memilih wanita lain di luar istrinya

    Kelompok orang ini digambarkan pada saat itu seperti orang yang menggenggam daging empuk dan daging busuk. Namun orang-orang itu memilih memakan daging busuk dari pada daging empuk yang dibawanya. Orang-orang ini, menurut Jibril, adalah orang yang lebih memilih tidur dengan perempuan lain padahal ia memiliki istri yang sah.

     

    6. Para perampok atau pembegal

    Nabi Muhammad SAW melihat golongan ini seperti kayu yang berada di tengah jalan. Saat ada orang yang melewati jalan tersebut, orang itu terbakar karena kayu itu.

     

    7. Pemakan harta riba

    Nabi Muhammad SAW menyaksikan perumpamaan golongan ini seperti orang yang berenang di sungai yang penuh darah.

     

    8. Orang yang rakus jabatan

    Saat itu Nabi Muhammad SAW melihat golongan orang yang memikul kayu bakar di pundaknya. Orang-orang yang termasuk golongan ini masih terus menambah kayu bakar yang dipikulnya walaupun sebenarnya mereka tidak kuat memikulnya.

     

    9. Para dai yang tidak mengamalkan ucapannya

    Para dai ini dilihat oleh nabi seperti sekelompok orang yang lidah dan mulut mereka dipotong dengan menggunakan gunting besi. Setelah dipotong, mulut dan lidah mereka tumbuh seperti semula dan dipotong lagi. Kejadian itu selalu berulang. Ini adalah perumpamaan bagi para dai yang hanya mampu ceramah dan berorasi namun tidak mampu mengamalkan ceramahnya untuk diri sendiri.

     

    10. Para pengumpat

    Ketika itu Nabi Muhammad SAW melihat golongan orang yang berkuku panjang dan terbuat dari tembaga. Mereka mencakar-cakar muka mereka dengan kuku tersebut. Menurut Jibril, mereka adalah orang-orang yang mengumpat perbuatan orang lain, namun mereka melakukan perbuatan tersebut.

      

    11. Orang yang suka memprovokasi atau provokator

    Saat itu Nabi Muhammad SAW melihat sebuah lubang kecil. Tiba-tiba keluarlah seekor sapi yang besar dari lubang tersebut. Sapi itu tidak mampu kembali masuk ke lubang tersebut karena terlalu besar. Menurut Jibril, hal itu adalah perumpamaan bagi umat Nabi Muhammad yang melakukan provokasi sehingga menimbulkan masalah yang besar. Saat tersadar akan ulahnya, ia tidak mampu menyelesaikan masalah besar tersebut. Wallahu a’lam.

     

    Penulis: M Alvin Nur Choironi


    Komentar
    Additional JS