Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab Ijazah Habib Syalim Asy-Syatiri Yaman - NU Online Jatim
Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab Ijazah Habib Syalim Asy-Syatiri Yaman
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi berdoa. (Foto: Istimewa)
Penulis
Pada Jumat (16/01/2026) besok merupakan hari Jumat terakhir di bulan Rajab tahun 1447 H. Di momen ini, salafus saleh menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan amalan di Jumat terakhir bulan Rajab.
Di antara keutamaannya adalah agar di sepanjang tahun uang di tangan kita tidak habis untuk memenuhi segala kebutuhan. Amalan ini telah dicoba oleh banyak orang dan berhasil.
Amalan ini juga berdasarkan ijazah dari sulthanul ulama dari Yaman, almukarram Al-Syekh al-Habib Salim bin Abdullah al-Syathiri saat berkunjung ke Indonesia. Amalan ini dibaca saat khatib duduk di antara khutbah kedua sebanyak 35 kali.

Adapun amalan yang dibaca ialah sebagaimana berikut:
Baca Juga
Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab, Berikut Tata Cara Membacanya
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh
Artinya: “Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah.”
Al-Habib Ali bin Hasan Baharun menulis keterangan dari gurunya, Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith sebagai berikut:
فَائِدَةٌ لِإِبْقَاءِ الدُّرَيْهِمَاتِ فِيْ جَمِيْعِ السَّنَةِ الْإِتْيَانُ بِهَذَا الذِّكْرِ (x 35) فِيْ آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبَ حَالَ الْخُطْبَةِ الثَّانِيَةِ، وَهُوَ أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله، وَقَدْ جَرَّبَهُ الْكَثِيْرُ وَصَحَّ عِنْدَهُمْ
Artinya: "Faedah. Agar uang tak kunjung habis di sepanjang tahun (dianjurkan) membaca amalan ini sebanyak 35 kali di akhir Jumat bulan Rajab saat khutbah kedua, yaitu ‘Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh’. Amalan ini telah dicoba oleh banyak orang dan terbukti berhasil. (Al-Habib Ali bin Hasan Baharun, Al-Fawaid al-Mukhtarah, halaman: 445)"
Demikian amalan di Jumat terakhir bulan Rajab. Yang terpenting, sebagaimana sering disampaikan para masyayikh bahwa amalan apa pun maksud utamanya adalah untuk mendekatkan diri di sisi-Nya dan diniati mengikuti jejak perilaku para ulama terdahulu. Semoga bermanfaat.