Dari Ambulans, Paket Sembako hingga Pendidikan Al-Aqsa, NU Care-LAZISNU Konsisten Hadir bagi Warga Palestina - NU Online
Dari Ambulans, Paket Sembako hingga Pendidikan Al-Aqsa, NU Care-LAZISNU Konsisten Hadir bagi Warga Palestina
NU Online · Kamis, 1 Januari 2026 | 10:30 WIB
Delegasi NU bersama Poroz dalam persiapan keberangkatan penyaluran bantuan untuk Palestina, November 2025 (Foto: LAZISNU)Kontributor
Jakarta, NU Online
NU Care-LAZISNU terus berkomitmen hadir di tengah krisis kemanusiaan warga Palestina, di tengah agresi militer Israel yang menimbulkan krisis berkepanjangan. Bantuan yang disalurkan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, pangan, hingga keberlangsungan pendidikan dan spiritual warga Palestina.
Awal tahun 2025, NU Care-LAZISNU bekerja sama dengan Gazze Destek Derneği (GDD) atau Asosiasi Dukungan Gaza menyalurkan bantuan paket sayuran kepada 250 keluarga di kamp pengungsian Abu Jumaizah, Deir Al-Balah, Gaza. Bantuan tersebut menyasar kebutuhan dasar yang kerap terabaikan di wilayah konflik.
“Bantuan paket sayuran ini sangat diperlukan untuk saudara-saudata kita di Gaza, terutama dalam memenuhi kebutuhan serat yang penting untuk menjaga kesehatan,” ujar Wakil Ketua LAZISNU PBNU, Qohari Cholil pada 7 Januari 2025.
Komitmen di bidang kesehatan kembali diperkuat pada 23 Januari 2025 melalui kerja sama NU Care-LAZISNU dengan Bayt Zakat wa as-Shadaqat (BZS) Mesir. Sebanyak lima unit ambulans disiapkan untuk dikirimkan guna mendukung layanan medis bagi korban genosida di Palestina.
Ketua LAZISNU PBNU, Habib Ali Hasan Al Bahar, menegaskan bahwa pengiriman ambulans merupakan bagian dari upaya berkelanjutan membantu pemulihan kondisi masyarakat Palestina.
“Ambulans yang kami distribusikan diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat Palestina terhadap layanan kesehatan yang memadai,” ujar Ali di Jakarta, Rabu 23 Januari 2025.
Menjelang Ramadhan 1446 H, pada 23 Februari hingga 1 Maret 2025, LAZISNU yang tergabung dalam Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (Poroz) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp6,45 miliar secara langsung ke lokasi. Delegasi yang diberangkatkan melalui jalur Mesir membawa amanah bantuan berupa sembako, obat-obatan, pakaian musim dingin, perlengkapan sehari-hari, hingga kebutuhan Masjid Al-Aqsa.
Pengurus LAZISNU PBNU, Fahrurozi, menyampaikan bahwa LAZISNU menyalurkan Rp1,5 miliar dari total dana yang terkumpul.
“Kita akan mengunjungi salah satu rumah sakit pengungsi Palestina, menjenguk pasien-pasien korban yang kemarin terkena genosida Israel,” ujarnya kepada NU Online, 21 Februari 2025.
Selama berada di Mesir, LAZISNU juga mendistribusikan bantuan langsung kepada warga Palestina di Kairo. Bantuan kemudian dikirim ke Gaza melalui jalur Arafah. Seorang pengungsi Palestina, Syaimah Abu Khatir, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia.
"Terima kasih Indonesia. Alhamdulillah Tuhan menolong dan menyelamatkan masyarakat Gaza dari peluru dua pihak yang berkonflik,” ujarnya pada 28 Februari 2025.
Pada paruh akhir tahun, skala bantuan kembali meningkat. Pada 10 November 2025, NU Care-LAZISNU menyalurkan dana Rp10 miliar melalui Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) untuk dua fokus utama, yakni perawatan korban genosida dan pemulihan sarana kesehatan di Gaza.
“Komitmen dari bantuan sebesar Rp10 miliar yang disalurkan ke JHCO ada dua. Pertama, digunakan untuk membantu perawatan para korban, terutama anak-anak Gaza yang saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit rumah sakit di Yordania. Kedua, untuk mendukung upaya pemulihan sarana dan layanan kesehatan di Gaza,” ujar Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Khariroh, 10 November 2025.
Apresiasi datang dari Direktur Departemen Perencanaan dan Program JHCO, Marwan Al-Hennawy. “Insyaallah, donasi ini akan disalurkan untuk membantu saudara-saudari kita dari Gaza yang sedang dirawat di Yordania, serta untuk kebutuhan mendesak di Gaza menjelang musim dingin,” tuturnya.
Sehari berselang, pada 11 November 2025, NU Care-LAZISNU kembali menyalurkan dana Rp10 miliar melalui Waqfiyat Al-Mustafa di Yordania. Bantuan ini difokuskan pada dukungan kegiatan keagamaan dan pendidikan Al-Quran di Masjid Al-Aqsa.
“Saat ini ada sekitar 1.000 pembaca yang terbagi dalam 100 kelompok. Tiap-tiap kelompok beranggotakan 10 orang, yang menjaga semarak kegiatan spiritual Al-Aqsa,” terang Riri Khariroh.
Pada akhir tahun, LAZISNU bersama Poroz kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan dengan total senilai Rp16.173.181.658 untuk kebutuhan musim dingin warga Gaza.
“Kalau LAZISNU ini nilainya ada sekitar Rp1,315 miliar, yang terdiri dari paket tepung gandum, paket ketahanan pangan, sembako, dan penyaluran air bersih, paket dapur umum dan sayuran segar. Kemudian ada food pack juga,” ujar Pengurus LAZISNU PBNU, KH Misbahus Salam kepada NU Online di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Ia menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Poroz dapat meningkatkan LAZ Ormas memiliki tujuan yang sama untuk memberikan bantuan ke Palestina.
“Penyaluran bantuan melalui Joint Action for Palestina sangat efektif dan bisa dipastikan benar-benar sampai kepada warga Palestina yang membutuhkan,” ujarnya pada 12 Desember 2025.
Bantuan tersebut mencakup tepung gandum, sembako, sayuran segar, dapur umum, air bersih, hingga makanan siap saji. Distribusi dilakukan menggunakan total 16 kontainer dengan jalur yang penuh risiko.
Ketua LAZISNU PCINU Mesir, Farhan Ali Ishaqi menyampaikan bahwa sebagain kontainer diarahkan ke wilayah Ain Syams, Kairo, tempat pengungsian warga Palestina.
“Beberapa kontainer menuju pengungsian di Ain Syams, sementara kontainer lainnya langsung menuju Palestina melalui perbatasan Rafah,” ujarnya pada 10 Desember 2025.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pengiriman bisa memakan waktu hingga 20 hari karena harus melewati 13 pos pemeriksaan.
“Perjalanannya jauh dan prosesnya panjang. Dari gudang logistik Mesir sampai ke Palestina, truk-truk itu melewati 13 check point yang sangat ketat,” ungkapnya.