0
News
    Home Dunia Internasional Featured Haji Madinah Mekkah Spesial

    Bangun Kompleks Haji, Indonesia Negara Pertama yang Beli Properti di Makkah dan Madinah - SindoNews

    4 min read

     

    Bangun Kompleks Haji, Indonesia Negara Pertama yang Beli Properti di Makkah dan Madinah


    Rabu, 04 Februari 2026 - 08:59 WIB


    Menag Nasaruddin Umar mengatakan Indonesia negara pertama yang beli properti di Mekkah dan Madinah. Foto/SindoNews

    JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan Indonesia akan menjadi negara pertama yang membeli properti di dua Kota Suci Islam di Arab Saudi, yakni Makkah dan Madinah. Pembelian tersebut dilakukan dalam rangka rencana pemerintah membangun Kompleks Haji untuk menampung jemaah haji asal Indonesia.

    Nasaruddin mengatakan rencana itu disampaikan langsung Presiden Prabowo Subianto saat bertemu para tokoh agama Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menyampaikan hingga saat ini belum ada negara lain yang memperoleh kesempatan serupa.

    “Kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Mekah dan Madinah. Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain di Indonesia,” ujar Nasaruddin, Rabu (4/2/2026).

    Baca juga: Kompleks Haji Indonesia di Makkah Ditargetkan Tampung 22.000 Jemaah

    Nasaruddin menambahkan, keistimewaan tersebut tidak lepas dari kedekatan hubungan Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman. Hubungan bilateral yang erat itu, menurutnya, turut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperoleh lokasi strategis bagi pembangunan Kompleks Haji.

    Nasaruddin menjelaskan Kompleks Haji Indonesia di Makkah rencananya dibangun di atas lahan seluas sekitar 60 hektare dan berjarak sekitar 1–3 kilometer dari Masjidilharam. Selain itu, kawasan Kompleks Haji juga direncanakan terhubung langsung dengan Masjidilharam melalui sebuah terowongan.

    “Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan, sehingga diberikan kesempatan. Dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas,” tambahnya.

    (cip)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    8 Negara dengan Aturan...

    8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit

    Komentar
    Additional JS