0
News
    Home Berita Featured Kemenag Romadhon Spesial

    Sambut Ramadan, Kemenag Gelar Bersih-bersih Masjid dan Tanam Pohon Serentak se-Indonesia - Kemenag

    3 min read

     

    Sambut Ramadan, Kemenag Gelar Bersih-bersih Masjid dan Tanam Pohon Serentak se-Indonesia

    Bekasi (Kemenag) --- Kementerian Agama (Kemenag) memulai Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Senin (16/2/2026). Kegiatan dipusatkan di Masjid Jami’ Al-Azhar Jakapermai, Bekasi, serta diikuti Kantor Wilayah Kemenag provinsi, Kantor Kemenag kabupaten/kota, dan KUA kecamatan secara luring maupun daring.

    Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa masjid bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat pembinaan iman, pendidikan umat, pelayanan sosial, dan penguatan nilai kebangsaan. Karena itu, kebersihan dan kelayakan masjid menjadi bagian penting dari upaya memakmurkan rumah ibadah.

    “Masjid bukan hanya tempat ibadah ritual, tetapi pusat peradaban. Kebersihan dan kerapian masjid mencerminkan nilai keimanan, disiplin kolektif, dan kecintaan kita kepada rumah Allah,” ujar Arsad saat membacakan sambutan Menteri di Masjid Jami’ Al-Azhar Jakapermai.

    Ia menjelaskan, gerakan ini didasarkan pada data Sistem Informasi Masjid Kemenag yang mencatat 315.124 masjid dan 388.713 musala tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkan luasnya jejaring rumah ibadah sekaligus besarnya tanggung jawab dalam pengelolaan, kebersihan, dan kenyamanan jemaah.

    Menurut Arsad, Geber Masjid tidak hanya menjadi kegiatan simbolik menjelang Ramadan, tetapi bagian dari pembinaan berkelanjutan. Kemenag mendorong penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas takmir, serta optimalisasi manajemen berbasis data melalui Sistem Informasi Masjid.

    “Kick-off ini harus menjadi titik awal gerakan berkelanjutan. Tidak hanya bersih menjelang Ramadan, tetapi bersih sepanjang waktu. Masjid harus dikelola dengan semangat ihsan dan profesional,” katanya.

    Arsad juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, serta dukungan unsur TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara melalui pembinaan mental keagamaan. Ia menyebut sinergi tersebut menunjukkan bahwa menjaga masjid merupakan tanggung jawab bersama.

    Selain aksi bersih-bersih, kegiatan diisi dengan penanaman pohon di area masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Arsad mengatakan, kebersihan dan kelestarian lingkungan masjid menjadi bagian dari pelayanan kepada umat agar jamaah merasa nyaman saat melaksanakan terawih, tadarus, dan iktikaf selama Ramadan.

    Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rahman, mengatakan, pelaksanaan serentak di seluruh provinsi menunjukkan kesiapan jajaran Kemenag daerah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat. Di Jawa Barat, kegiatan melibatkan Kantor Kemenag kabupaten/kota hingga KUA kecamatan.

    “Gerakan ini tidak berhenti hari ini. Kami mendorong pendampingan berkelanjutan kepada pengurus masjid, terutama dalam aspek sanitasi, pemeliharaan fasilitas, dan manajemen yang tertib,” ujar Dudu.

    Ia menambahkan, banyaknya masjid dan musala di Jawa Barat hingga pelosok desa memerlukan pembinaan yang konsisten dan berbasis data. Optimalisasi Sistem Informasi Masjid dinilai penting untuk memastikan kualitas pengelolaan rumah ibadah.

    “Ketika masjid bersih dan nyaman, jamaah akan semakin dekat. Dari kedekatan itu tumbuh partisipasi dan kemakmuran,” katanya.

    Turut hadir, Sesditjen Bimas Islam Lubenah, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi, Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag Fuad Nasar, Kasubdit Kemasjidan Nurul Badruttamam, perwakilan LTM PBNU, unsur Dikmental TNI Angkatan Laut dan Angkatan Darat, serta perwakilan Dewan Masjid Indonesia dan BKPRMI.

    (An/Mr)

    Komentar
    Additional JS