0
News
    Home 1 Abad NU Berita Featured Mujahadah Kubro Nahdhatul Ulama Prabowo Subianto Spesial

    Sebut NU Pilar Bangsa, Prabowo Ajak Nahdiyin Terus Jaga Persatuan - Beritasatu

    3 min read

     

    Sebut NU Pilar Bangsa, Prabowo Ajak Nahdiyin Terus Jaga Persatuan

    Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan nahdiyin yang hadir dalam Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu 8 Februari 2026. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

    Malang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah berusia 1 abad merupakan pilar bangsa. Prabowo mengajak jemaah nahdiyin untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    "Saya percaya bahwa selama pengabdian NU bersungguh-sungguh berkiprah sebagai pilar bangsa," kata Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026) pagi.

    Menurut Prabowo, NU selama ini selalu berusaha untuk menjaga persatuan dan kerukunan bangsa. Sebab, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpinnya tidak rukun. 

    Untuk itu, kata Presiden, dirinya mengajak semua pihak, semua unsur selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    "Mari kita bersatu. Masyarakat maupun pemimpin turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tegasnya.

    "Rasanya rasanya saya terus jadi lebih berani untuk lebih berani untuk berbakti mengabdi dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," ungkapnya di hadapan lebih 100.000 jemaah NU.  

    Ia juga menambahkan, Indonesia telah merdeka yang dibuktikan dengan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Namun, setelahnya masih tetap ada ujian pertempuran melawan penjajah. 

    Dalam pertempuran itu, kata dia, bangsa Indonesia telah berhasil mempertahankan kemerdekaan kita melawan negara-negara besar di dunia. Salah satu yang turut berkontribusi adalah para ulama, kiai yang memimpin pertempuran. 

    Presiden juga mengingatkan bahwa sejarah mengajarkan tidak mungkin ada kemakmuran tanpa perdamaian. Tidak mungkin ada perdamaian tanpa pemimpin bersatu, sehingga semuanya harus kompak. 

    "Para pemimpin di setiap eselon. Pemimpin politik. Pemimpin ekonomi. Pemimpin intelektual. Semuanya harus berfikir, berjuang mengabdi untuk kepentingan rakyat," kata dia. 

    Presiden juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh ulama, para kiai, nahdliyin serta seluruh keluarga besar NU atas perannya menjaga kedamaian dan stabilitas di NKRI ini.

    "Selamat memperingati satu abad hari lahir NU," tutup Prabowo Subianto.

    Selain Presiden Prabowo, Mujahadah Kubro 1 Abad NU turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. 

    Rangkaian peringatan Satu Abad NU tersebut sebelumnya telah digelar berbagai acara termasuk ziarah muassis/muharrik NU se-Jatim, Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya, pameran lukisan nasional di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS).

    Ada juga Festival NUConomic 2026 dan puncaknya Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana Kota Malang.  


    Komentar
    Additional JS