0
News
    Update Haji
    Home Featured Haji Kisah Inspirasi Kisah Inspiratif Spesial

    15 Tahun Menabung, Maimunah Akhirnya Berangkat Haji di Usia 72 - Kompas

    4 min read

     

    15 Tahun Menabung, Maimunah Akhirnya Berangkat Haji di Usia 72

    MEDAN, KOMPAS.com - Malam itu, di sudut Aula Asrama Haji, Maimunah memilih duduk. Di usianya yang telah 72 tahun, ia tak lagi memaksakan diri berdiri dalam antrean panjang pemeriksaan yang mengular.

    Koper kecil di sampingnya sesekali disentuh, seolah memastikan bahwa semua ini benar-benar nyata—bahwa perjalanan panjang yang ia impikan sejak lama kini tinggal selangkah lagi.

    "Saya menabung duit selama 15 tahun untuk berangkat. Kalau niat saya ya sudah dari dulu mau naik haji," kata Maimunah pelan, Selasa (21/4/2026) pukul 22.40 WIB.

    Baca juga: Kuota Haji Cirebon Menyusut Tajam, Calon Jemaah Haji 2026 Didominasi Lansia

    Keinginan untuk ke tanah suci bukan hal baru. Sejak lama, perempuan asal Kota Binjai ini menyimpan mimpi tersebut.

    Diduga terkait Kasus Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp 8,4 M ke KPK

    Ia mendaftar haji pada 2013. Namun, seperti banyak calon jemaah lainnya, jalan menuju Mekkah tak selalu mulus. Ia harus menunggu selama 13 tahun untuk mendapatkan giliran berangkat.

    Bahkan, ketika waktunya hampir tiba, pandemi Covid-19 sempat menunda keberangkatannya.

    "Sekarang sudah berangkat ya pasti senang lah. Gembira, bersyukur kita, karena banyak orang nunggu, tapi belum bisa berangkat," ujarnya, dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya.

    Berangkat Bersama Anak

    Perjalanan ini pun tak ia tempuh sendiri. Di tengah usia yang tak lagi muda, Maimunah didampingi putra pertamanya, Indra Gunawan.

    Sang anak mendaftar haji pada 2017 dan bergabung dalam keberangkatan untuk mendampingi ibunya.

    "Ditemani anak. Anak saya daftar tahun 2017, karena dia mendampingi saya dia ikut penggabungan," tutur Maimunah.

    Baca juga: Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track

    Kehadiran sang anak menjadi penguat, sekaligus penenang di perjalanan yang panjang dan penuh makna ini.

    Doa di Ambang Keberangkatan

    Sebelum melangkah masuk ke aula, Maimunah menautkan harapannya. Bukan hanya tentang dirinya, tetapi juga seluruh jemaah yang akan berangkat bersama.

    "Semoga lancar, diridhoi semua sama Allah. Lalu, mulai berangkat hingga pulang lagi ke sini dalam keadaan sehat, sehingga bisa bertemu keluarga, anak dan cucu," ucapnya.

    Doa itu sederhana, tetapi sarat makna—tentang perjalanan yang bukan sekadar fisik, melainkan juga spiritual.

    Malam itu, sebanyak 360 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter I Embarkasi Medan bersiap berangkat.

    Ketua Embarkasi Medan 2026, Zulkifli Sitorus, menyebutkan, jemaah berasal dari Kota Binjai sebanyak 223 orang dan Kota Medan 131 orang, ditambah enam petugas haji.

    Di antara mereka, ada yang berusia 20 tahun dan ada pula yang telah mencapai 81 tahun—rentang usia yang menggambarkan beragam perjalanan hidup menuju satu tujuan yang sama.

    Baca juga: Melihat Tradisi Surak Haji di Indramayu, Selalu Dinanti Warga Setiap Tahun

    Rombongan ini dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Rabu (22/4/2026) pukul 03.00 WIB dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.

    Bagi Maimunah, panggilan itu akhirnya datang. Setelah bertahun-tahun menabung, menunggu, dan bersabar, ia kini bersiap memenuhi niat yang telah ia simpan begitu lama.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Masuk Makkah Wajib Izin, Kecuali 6 Golongan Ini

    Komentar
    Additional JS