20 Menit di Paviliun Haji Madinah: Ada AC, Mushala hingga Klinik Medis untuk Jemaah - Kompas
20 Menit di Paviliun Haji Madinah: Ada AC, Mushala hingga Klinik Medis untuk Jemaah
MADINAH, KOMPAS.com- Jemaah haji non-fast track yang tiba di Bandara Pangeran Amir Mohammad Bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah bakal transit di ruang tunggu jemaah (Hajj Pavilion) di Bandara Madinah.
Jemaah akan menunggu sekitar 20 menit di Paviliun Haji sebelum naik ke atas bus dan diantar menuju hotel masing-masing.
Oleh petugas haji, tempat ini sering dikenal dengan sebutan 'keong'. Total ada enam ruang tunggu jemaah haji di area Bandara Madinah.
Lantas apa saja fasilitas ruang tunggu jemaah haji ini?
Profil Praka Rico Pramudia, TNI yang Gugur akibat Serangan Israel di Lebanon
Baca juga: PPIH Arab Saudi Matangkan Layanan Haji di Makkah, Hotel hingga Bus Shalawat Disiapkan
Pendingin ruangan
Hajj Pavilion dilengkapi dengan sejumlah pendingin di beberapa sudut ruangan.
Hal ini menjadikan suasana di dalam ruang tunggu haji lebih dingin.
Meski suhu di luar ruangan cukup panas, namun ruang tunggu haji menawarkan kenyamanan dan kesejukan bagi jemaah haji.
Fasilitas air minum
Jemaah haji yang merasa haus dapat mengambil air minum yang telah disediakan di ruang tunggu haji. Bentuknya mirip seperti keran dengan tombol di bagian samping.
Disediakan gelas di bagian samping tempat penampung air minum sehingga memungkinkan jemaah minum langsung di tempat.
Toilet
Ruang tunggu jemaah haji dilengkapi dengan toilet pria dan wanita yang terpisah.
Di dalam toilet terdapat kurang lebih 10 ruangan sehingga jemaah haji yang tiba tidak perlu khawatir mengantre.
Tersedia pula wastafel dengan sabun untuk membersihkan tangan.
Mushala
Bagi Anda yang ingin menunaikan shalat dapat menggunakan fasilitas mushala di dalam ruang tunggu haji. Mushala dilengkapi dengan karpet dan fasilitas alat shalat.
Klinik Medis
Terdapat fasilitas klinik medis di pavilion 2.
Ruangan ini berisi sejumlah alat-alat kesehatan yang dapat digunakan bagi jemaah dengan kondisi darurat ketika menunggu.
Mesin kopi dan makanan

Lihat Foto
Bagi jemaah haji yang mengantuk setelah penerbangan panjang bisa mencoba menggunakan fasilitas mesin kopi.
Letaknya berada di samping toilet.
Baca juga: Tertipu Modus Percepatan Haji, Pasutri Lansia di Lumajang Kehilangan Rp 81 Juta
Ada pula mesin penjual makanan dan minuman ringan.
Tempat duduk
Lantaran merupakan ruang tunggu, Paviliun Haji dilengkapi dengan deretan kursi-kursi yang nyaman digunakan bagi jemaah untuk menanti waktu masuk ke dalam bus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
AS Kerahkan Kapal Induk Kedua, Klaim 34 Kapal Putar Balik dari Selat Hormuz