Calhaj Majalengka Mulai Terbang ke Tanah Suci, 1 Orang Batal Berangkat karena Hamil - Republika
Calhaj Majalengka Mulai Terbang ke Tanah Suci, 1 Orang Batal Berangkat karena Hamil
Bupati melepas langsung keberangkatan para calhaj di Bandara Kertajati.
Rep: Lilis Sri Handayani
Republika/Ferry Bangkit Rizki ILUSTRASI Calon jamaah haji
REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Sebanyak 437 orang calon anggota jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diterbangkan ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, kemarin.
Gelombang pertama calhaj asal Majalengka itu sebelumnya menginap semalam di Asrama Haji Indramayu.
Sponsored
Rombongan itu tergabung ke dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 Embarkasi Kertajati. Setelah kloter tersebut, sisa calon jamaah asal Majalengka lainnya akan diberangkatkan secara bertahap. Mereka akan terbagi dalam Kloter 23 (berangkat pada 8 Mei 2026), Kloter 29 (13 Mei 2026), dan Kloter 39 (18 Mei 2026) yang bergabung dengan para calon tamu Allah dari daerah lain.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Majalengka Abu Mansur mengatakan, Kabupaten Majalengka pada tahun ini memperoleh total kuota sebanyak 729 kursi. Dari jumlah tersebut, Kloter 6 yang terdiri atas 437 orang calhaj mengawali keberangkatan.
“Data kami mencatat dalam kloter ini terdapat jamaah tertua berusia 87 tahun atas nama Ma’sum Sareh Artani dari Lemahsugih, dan jamaah termuda Khalifah Maulana Aditya berusia 17 tahun dari Burujul Kulon,” ujar Abu Mansur kepada Republika pada Ahad (26/4/2026).
Ia menjelaskan, terdapat 12 orang calhaj pengguna kursi roda dalam rombongan itu. Baik selama di Tanah Air maupun nanti di Tanah Suci, jamaah dengan disabiltitas akan mendapatkan pendampingan khusus dari para petugas haji Indonesia.
Terkait jamaah yang batal berangkat, Abu Mansur mengonfirmasi adanya beberapa orang yang urung berangkat. Ada yang gagal berhaji lantaran wafat. Ada pula yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena dalam kondisi hamil.
Bupati Majalengka Eman Suherman melepas langsung keberangkatan para calhaj di Bandara Kertajati. Ia menyalami dan mendoakan keselamatan mereka yang sesaat lagi akan menaiki pesawat terbang.
Halaman 2 / 2
“Saya ingin mengantarkan jamaah haji Kloter 6. Kondisinya, alhamdulillah, tidak ada yang mengkhawatirkan, tidak ada yang sakit, tidak ada yang dipulangkan,” ucapnya.
Eman pun mendoakan agar para calhaj bisa terbang dalam keadaan aman, selamat, sehat. Para calhaj juga didoakan agar dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya, diterima amal ibadahnya, kembali ke Majalengka dalam keadaan sehat dan mendapat gelar menjadi haji yang mabrur.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya bahwa pelaksanaan haji tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan. Ibada ini diharapkan juga menjadi momentum pembentukan karakter bagi para jamaah.
Menurut sosok yang akrab disapa KDM, pengalaman spiritual selama di Tanah Suci seharusnya mampu membentuk pribadi yang lebih baik. Hal itu kemudian tercermin dalam kehidupan sosial setelah kembali ke Tanah Air.
"Harapannya bisa memanfaatkan momentum ibadah haji itu menjadi ibadah kontemplatif, membangun karakter sebagai seorang haji yang ketika pulang menebarkan nilai-nilai kebaikan dan kesalehan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Selain menyoroti aspek spiritual, KDM juga menyinggung pentingnya peningkatan kualitas layanan haji dari pemerintah. Ia optimistis kehadiran kementerian yang secara khusus menangani urusan haji akan berdampak positif terhadap pelayanan jamaah.
“Terkait layanan, mudah-mudahan semakin meningkat sesuai dengan harapan dibentuknya Menteri Urusan Haji. Saya yakin pasti meningkat layanannya,” katanya.
Sementara itu, penerbangan perdana jamaah haji Indonesia berlangsung serentak pada Rabu, 22 April 2026, termasuk bagi jamaah asal Jawa Barat. Pada tahun ini, Indonesia memperoleh kuota sebanyak 221.000 jamaah. Dari jumlah tersebut, Jawa Barat mendapatkan alokasi 29.643 jamaah yang terbagi dalam 68 kelompok terbang (kloter).
Adapun rinciannya, sebanyak 28 kloter diberangkatkan melalui Embarkasi Bekasi, sementara 40 kloter lainnya melalui Embarkasi Kertajati. Dengan jumlah jamaah yang besar, kesiapan layanan dan manajemen keberangkatan menjadi faktor krusial agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Tak hanya itu juga sekaligus memenuhi harapan peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jamaah.
Berita Terkait
Gunakan Pemotongan Semi-Mekanik, RPH Ini Siapkan 900 Ekor Sapi untuk Penuhi Kurban Warga Jakarta
Khazanah Indonesia - 23 menit yang lalu
Bus Shalawat Mulai Beroperasi Hari Ini
Ihram - 33 menit yang lalu
Kecelakaan Bus Jamaah RI di Madinah, Kemenhaj Semprit KBIHU
Ihram - 2 jam yang lalu
Kemenhaj: No Permit, No Hajj!
Ihram - 4 jam yang lalu
Rombongan Pertama Jamaah Haji Irak Mulai Tiba di Saudi
Ihram - 5 jam yang lalu