0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Gunungkidul Haji Spesial

    Jemaah Haji Gunungkidul Didominasi Lansia, Diimbau Aktif Olahraga Ringan - Kompas

    2 min read

     

    Jemaah Haji Gunungkidul Didominasi Lansia, Diimbau Aktif Olahraga Ringan

    YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Calon jemaah haji yang berasal dari Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diimbau menjaga kesehatan karena sebagian besar usianya lebih dari 50 tahun.

    "Kebugaran tubuh harus terus dijaga dengan olahraga ringan seperti jalan kaki. Jangan yang berat-berat agar tidak kelelahan," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh saat dihubungi wartawan melalui telepon Jumat (24/4/2026).

    Menjaga kebugaran ini penting karena calon jemaah haji yang berangkat tahun ini sebanyak 354 orang sebagian besar di atas 50 tahun.

    Baca juga: Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo dapat Uang Saku 750 Riyal Arab Saudi Per Orang

    Adapun rinciannya berusia 81-90 tahun sebanyak sepuluh jemaah; 71-80 tahun sebanyak 29 jemaah; 61-70 tahun sebanyak 96 orang dan berusia 51-60 tahun sebanyak 138 orang.

    PM Israel Benjamin Netanyahu Kena Kanker Prostat, Begini Kondisinya

    Sebanyak 81 jemaah merupakan warga yang berusia di antara 17-50 tahun.

    "Mayoritas jemaah merupakan orang lanjut usia dengan di atas 50 tahun," kata Taufik.

    Fungsional umum di pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Gunungkidul, Tomi Adhe Krisna mengatakan, seluruh persiapan sudah dilakukan.

    Baca juga: Dedikasi PPIH Arab Saudi, Cek Makanan Tiga Kali Sehari demi Jaga Kesehatan Jemaah Haji

    Jemaah juga sudah menjalani vaksinasi menginitis dan polio di Dinas Kesehatan Gunungkidul pada 31 Maret 2026 sebagai salah satu syarat untuk pelaksanaan ibadah.

    Selain itu, untuk administrasi sudah memiliki paspor dan mengantongi visa dari Pemerintah Arab Saudi. Jemaah juga sudah mengikuti manasik haji.

    Tomi mengatakan, total ada 360 orang berangkat ke Tanah Suci, terdiri dari calon jemaah haji, pendamping yang masuk Kloter 10 YIA dan berangkat pada 3 Mei 2026.

    "Mudah-mudahan semua lancar," kata Tomi.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Rano Karno Ungkap Fakta Satpol PP DKI Belum Punya Markas Komando, Bandingkan dengan Polisi

    Komentar
    Roudhoh
    Additional JS