0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Kemenhaj Makkah Spesial

    Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang - Kompas

    5 min read

     

    Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji di Makkah, Ada yang Bisa Tampung 21.500 Orang



    KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh layanan jamaah haji Indonesia di Makkah siap digunakan menjelang kedatangan jamaah dari Madinah.

    Layanan yang disiapkan meliputi akomodasi hotel, transportasi, hingga konsumsi harian.

    Sebanyak 177 hotel telah dipetakan untuk menampung jamaah yang mulai bergerak ke Makkah pada 1 Mei 2026.

    Baca juga: 10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram

    Dari jumlah itu, terdapat satu hotel berkapasitas jumbo yang mampu menampung lebih dari 21.500 jamaah.

    Kronologi Dua ART Nekat Lompat dari Lantai 4 di Benhil

    Dilansir dari Kompas.tv, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan seluruh fasilitas hotel telah melalui proses pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kesiapan layanan.

    “Kita sudah menginstruksikan kepada para Kepala Sektor untuk segera memulai mengecek seluruh hotel-hotel, termasuk fasilitas dalamnya, tempat tidur, kamar mandi, fasilitas ruang makan, musala, lobi, dan lain sebagainya,” kata Ihsan di Mekkah, dikutip dari laman resmi Kemenhaj, Minggu (26/4/2026).

    Baca juga: Sudah Dilarang, Petugas Masih Temukan Rice Cooker hingga Pemanas Air di Bagasi Jemaah Haji

    Jamaah Haji Dapat Tiga Kali Makan Sehari

    Selain akomodasi, layanan konsumsi juga dipastikan siap untuk memenuhi kebutuhan jamaah selama berada di Makkah. Setiap jamaah akan mendapatkan layanan makan tiga kali sehari.

    “Ya, tentu konsumsi jemaah menjadi sangat penting untuk kesehatan dan menjaga stamina para jemaah. Setiap hari kita mengecek dapur-dapur konsumsi yang ada di daerah Makkah,” ujarnya.

    Pemeriksaan dapur dilakukan rutin agar kualitas makanan tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar.

    Bus Salawat Beroperasi 24 Jam

    Untuk menunjang mobilitas ibadah, Kemenhaj menyiapkan bus Salawat yang akan beroperasi selama 24 jam penuh.

    Bus ini melayani perjalanan jamaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan kembali ke hotel.

    “Khusus untuk bus Salawat ini, di depan masing-masing hotel ada halte. Dari situlah nanti para jemaah akan diantarkan ke Masjidil Haram,” jelas Ihsan.

    Layanan tersebut diharapkan memudahkan jamaah dalam beribadah tanpa kendala transportasi.

    Hotel Jamaah Tersebar di Lima Wilayah Makkah

    Akomodasi jamaah haji Indonesia tersebar di lima wilayah utama di Makkah, yakni Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Seluruh wilayah tersebut dibagi ke dalam 10 sektor operasional.

    Ihsan mengatakan pembagian sektor dilakukan untuk mempermudah koordinasi layanan transportasi, konsumsi, hingga kesehatan.

    "Kelima wilayah tadi terbagi menjadi 10 sektor, yang masing-masing menaungi berbagai jemaah berbasis embarkasi," terangnya di Mekkah.

    Rincian 10 Sektor Hotel Jamaah Haji Indonesia

    Berikut rincian sektor akomodasi jamaah haji Indonesia di Makkah tahun ini:

    • Sektor 1: 32 hotel dengan nomor kode 101 hingga 132.
    • Sektor 2: 22 hotel di kawasan Syisyah yang dekat pusat kota.
    • Sektor 3: 19 hotel melayani wilayah Syisyah dan Raudhah.
    • Sektor 4: 23 hotel berada di antara Syisyah dan Raudhah.
    • Sektor 5: 18 hotel di wilayah Syisyah.
    • Sektor 6: 13 hotel di wilayah Jarwal.
    • Sektor 7: 17 hotel di kawasan Misfalah.
    • Sektor 8: 13 hotel di wilayah Misfalah.
    • Sektor 9: 19 hotel di kawasan Misfalah.
    • Sektor 10: 1 hotel di Aziziyah dengan kapasitas lebih dari 21.500 jamaah.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Keterbatasan Fisik Tak Menyurutkan Langkah Mbah Sarjo untuk Berhaji

    Komentar
    Additional JS