Para Penuntut Ilmu Agama dari Mesir Hingga Suriah Turut Perkuat Skuad PPIH Arab Saudi - Republika
Para Penuntut Ilmu Agama dari Mesir Hingga Suriah Turut Perkuat Skuad PPIH Arab Saudi
Fernan Rahadi/Republika Jamaah haji Indonesia tiba di hotel Makarem Haram View Suites Madinah, Arab Saudi, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 360 orang jamaah haji Indonesia kloter pertama Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) telah tiba di Madinah. Para jamaah langsung menuju hotel. Penyambutan hangat dilakukan kepada para jamaah haji setibanya di hotel dengan memberikan welcome drink berupa air zamzam dan kurma, taburan bunga, tangkai mawar, hingga pemberian suvenir.

Oleh: Fernan Rahadi, jurnalis Republika.co.id, langsung dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH – Tenaga pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 siap untuk memperkuat layanan haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Mereka di antaranya berasal dari mahasiswa yang tengah menempuh studi di Universitas Al Azhar Mesir dan Universitas Biladulsyam Suriah. Adapula dari tenaga kerja Indonesia yang telah bermukim di Makkah lebih dari lima tahun.
Sponsored
Para mahasiswa itu telah tiba di Makkah sejak Kamis (23/4/2026). Adapula yang masih berada di kantor Daker Madinah.
Kehadiran tenaga pendukung ini akan menjadi bagian dari penguatan layanan bagi jamaah haji Indonesia terutama mendukung aspek teknis dan operasional di lapangan.
Para mahasiswa tersebut antara lain akan ditempatkan di Tayeb Hotel, Sektor 1 wilayah Sisyah, Makkah.
Meski baru sehari berada di Kota Suci, mereka tampak bersemangat untuk melayani jamaah haji Indonesia.
Seperti pengakuan M Ainurrohim (28), mahasiswa dari Universitas Biladulsyam Suriah. Mahasiswa Jurusan Ushuludin tersebut mengaku menjadi petugas haji sebagai tenaga pendukung didorong untuk melayani jamaah.
Halaman 2 / 3
Dia mengetahui adanya petugas haji dari lowongan bagi mahasiswa di Timur Tengah sebagai tenaga pendukung.
Apalagi mahasiswa Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut memiliki pengalaman saat membantu biro perjalanan saat membawa jamaah umrah.
‘'Waktu itu banyak jamaah umrah Indonesia yang terpisah dari rombongan saat di Makkah maupun Madinah. Adapula yang terpisah dengan tas koper karena keselip,’' tuturnya.
Pengalaman itu yang mendorong mahasiswa yang pernah mondok di Ponpes Baitul Hidayah Bandung tersebut untuk mendaftar dan mengikuti seleksi sebagai tenaga pendukung PPIH Arab Saudi.
‘'Kami senang bisa lolos seleksi dan diterima sebagai petugas di Makkah. Mudah-mudahan bisa membantu jamaah,’' tuturnya.
Begitu pula Ahmad Sidiq Alvain (26), mahasiswa Jurusan Ushuludin yang masuk 2019. Mahasiswa yang bersiap mengiukuti program magister asal Lumajang, Jawa Timur akan bertugas di layanan umum.
‘'Ya kurang lebih kami akan menggantikan tugas teman-teman yang tidak bisa turun. Kami bisa melayani akomodasi, transportasi, atau melayani hal teknis buat jamaah agar bisa beribadah dengan lancar dan kusyuk,’' tuturnya.
Halaman 3 / 3
Mendaftar sebagai petugas haji, dia telah meminta restu dari orang tua. ''Ayah berpesan agar saya bisa menjaga amanah, bertanggung jawab, dan melaksanakan tugas dengan semestinya. Jaga almamater dan Indonesia,’' katanya menirukan pesan sang ayah.
Adapula Razi Alif Al Faiz, yang saat ini tengah menempuh pendidikan semester kedua Magister Ilmu Hadis Universitas Al Azhar. Dia menuturkan siap untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Kami sangat siap dan menunggu kedatangan bapak ibu jamaah. Tidak perlu khawatir selama di Tanah Suci. Insyaallah kami hadir untuk membantu dalam berbagai kebutuhan teknis dan operasional,” ungkapnya.
Selain mahasiswa, tenaga pendukung juga melibatkan mukimin atau warga Indonesia yang telah sekian lama bekerja di Arab Saudi. Seperti Abdul Gafur yang telah bekerja sebagai TKI di Makkah lebih dari delapan tahun.
Dia bekerja sebagai pengemudi di perumahan ataupun mengantar jamaah umrah Indonesia.
‘'Saya juga berkali-kali mengantarkan TKI yang hendak pulang ke Indonesia dari Makkah menuju Bandara Jeddah,’' tutur Gafur saat ditemui di kantor Daker Madinah.
Dia berharap bisa membantu jamaah agar lancar beribadah.
‘'Tahun lalu Alhamdulillah, saya juga menjadi tenaga pendukung petugas haji. Mudah-mudahan layanan tahun ini bisa lebih lagi,’' ungkapnya.
Berita Terkait
Jangan Sampai Ditangkap Askar, Jamaah Haji Perhatikan Larangan Berikut Selama di Masjid Nabawi
Ihram - 26 April 2026, 12:30
Lima Tahun Perjuangan, GKR Mangkubumi Sampaikan Harapan Embarkasi Haji YIA Berlanjut Tiap Tahun
Kabar Jogja - 25 April 2026, 23:58
Yogyakarta Catat Sejarah, Embarkasi Haji Pertama Berbasis Hotel Resmi Layani Calon Jamaah
Kabar Jogja - 25 April 2026, 23:37
Kenali Gejala dan Tips Cegah Heat Stroke untuk Jamaah Haji
Dailynews - 25 April 2026, 15:15
Demi Kenyamanan Jamaah terkait Akomodasi, PPIH Siapkan Whatsapp Center 24 Jam
Ihram - 25 April 2026, 14:30