0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Makkah Spesial

    Ratusan Petugas Haji Daker Makkah Berangkat ke Tanah Suci, Diingatkan Tugas Utama - Tribunnews

    5 min read

     

    Ratusan Petugas Haji Daker Makkah Berangkat ke Tanah Suci, Diingatkan Tugas Utama

    CIUM BENDERA - Para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 Daker Makkah melakukan prosesi cium bendera Merah Putih jelang keberangkatan ke Tanah Suci di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (23/4/2026). Petugas diingatkan menjaga sikap, melayani jemaah beragam latar belakang, dan kebutuhan khusus.

    Ringkasan Berita:

    • PPIH Arab Saudi 1447 H diberangkatkan bertahap ke Makkah untuk melayani jemaah haji Indonesia.
    • Petugas diingatkan menjaga sikap, melayani jemaah beragam latar belakang, dan kebutuhan khusus.
    • Pemerintah menekankan peran penting PPIH sebagai ujung tombak keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji.

    TRIBUNNEWS.COM - Ratusan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 kembali diberangkatkan dari Asrama Haji Pondok Gede menuju ke Tanah Suci, Rabu (23/4/2026).

    Mereka yang berangkat pada Rabu hari ini adalah PPIH yang akan bertugas di daerah kerja (daker) Makkah.

    Keberangkatan petugas haji daker Makkah ini terbagi menjadi tiga gelombang mulai Rabu hingga Jumat, 23 April 2026.

    Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Chandra Sulistio Reksoprodjo mengatakan, para petugas haji merupakan perwakilan negara.

    "Sehingga petugas wajib menjaga tutur kata dan menghormati adat istiadat selama berada di Tanah Suci," kata dia dalam pembekalan dan pelepasan PPIH Arab Saudi, Rabu sore.

    Chandra juga mengingatkan, tugas utama para petugas haji adalah melayani jemaah. Hal ini tak lepas dari latar belakang jemaah yang beragam.

    Berdasarkan data Pusdatin Kemenhaj per 15 April 2026), profil jemaah haji Indonesia menunjukkan keragaman yang tinggi. 

    Dari sisi pekerjaan, jemaah didominasi oleh ibu rumah tangga (52.717 orang), diikuti pegawai swasta (46.462), PNS (40.143), dan petani (24.126). 

    Sementara itu, dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SD (55.217), SMA/SMK (52.796), serta Sarjana/S1 (51.968).

    Adapun dari sisi usia, jemaah haji Indonesia didominasi kelompok usia 41–64 tahun, dengan jumlah laki-laki 58.461 orang dan perempuan 78.955 orang. 

    Baca juga: Menabung 13 Tahun, Guru SD Tangerang Akhirnya Berangkat Haji

    Selain itu, terdapat pula jemaah lanjut usia di atas 65 tahun yang mencapai lebih dari 40 ribu orang secara keseluruhan. 

    Kondisi ini menegaskan pentingnya pelayanan yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.

    "Banyak di antara para jemaah haji yang baru pertama kali naik pesawat dan ke luar negeri. Bisa kita bayangkan kecemasan yang mereka rasakan saat berada di tempat baru." 

    "Nah, tugas kita bantu mereka agar jemaah haji dapat beribadah dengan baik. Minimal ketika bertemu dengan jemaah, senyumlah, sapalah, 'ada yang bisa dibantu, Pak, Bu," ucapnya.

    Sebelumnya, gelombang pertama pemberangkatan petugas haji ke Tanah Suci sudah berlangsung sejak sepekan lalu.

    Mereka yang saat ini sudah berada di Arab Saudi dan mulai melayani para tamu Allah adalah petugas daker Bandara dan Madinah. 

    Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, PPIH merupakan ujung tombak keberhasilan penyelenggaraan haji. Sehingga para haji wajib menjaga amanah besar tersebut dengan sebaik-baiknya.

    "Banyak harapan yang dititipkan kepada kita. PPIH adalah ujung tombak kesuksesan. Jemaah kita adalah mereka yang telah memenuhi istithaah, yang berjuang dan berani mengupayakan diri agar bisa berhaji," kata dia dalam arahannya menjelang keberangkatan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (17/4/2026) 

    "Semangat spiritual jemaah Indonesia sangat luar biasa, dan itu adalah amanah yang harus kita jaga,” lanjutnya.

    Wamenhaj juga mengajak seluruh petugas untuk meniatkan keberangkatan sebagai bagian dari ibadah melalui jalan pengabdian dalam melayani jemaah haji.

    "Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegasnya. (*)

    Komentar
    Additional JS