Tenda di Mina Berpotensi Over Capacity Hingga Jamaah Harus Tidur Sambil Duduk, Ini Mitigasi Kemenhaj - Republika
Tenda di Mina Berpotensi Over Capacity Hingga Jamaah Harus Tidur Sambil Duduk, Ini Mitigasi Kemenhaj
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj), M Irfan Yusuf memastikan kesiapan layanan bagi jamaah haji Indonesia di Mina terus dimatangkan, termasuk mengantisipasi persoalan klasik kepadatan tenda saat puncak ibadah haji.
“Alhamdulillah semua sudah kita siapkan. Tentu Mina itu domainnya syarikah. Kita selalu komunikasi dengan syarikah, mereka punya kantor di sini. Kalau ada permasalahan kita panggil dan minta diselesaikan berbagai persoalan yang mungkin terjadi,” ujar Irfan saat ditemui usai melepas ratusan petugas haji Daerah Kerja Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/4/2026).
Sebelumnya, Kemenhaj sudah menetapkan dua syarikah yang akan melayani jamaah haji Indonesia di Tanah Suci, yakni Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Al Bait Guest.
Ia menjelaskan, koordinasi intensif dengan pihak syarikah tersebut menjadi kunci untuk memastikan layanan di Mina berjalan optimal, terutama terkait fasilitas tenda dan kenyamanan jamaah.
Menanggapi potensi kelebihan kapasitas tenda yang selama ini kerap membuat jamaah harus tidur di luar atau dalam posisi duduk, Gus Irfan mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan skema mitigasi.
Halaman 2 / 2
“Salah satu upaya kita adalah melakukan tanazul, sebagian tanazul. Tanazul itu mereka tidak tinggal di tenda tapi kembali ke hotel-hotel yang ada di sekitar Mina,” ucap cucu Hadrastussyekh KH Hasyim Asy'ari ini.
Dengan skema tanazul, jamaah yang tidak menetap di tenda Mina tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah, termasuk melontar jumrah, dengan jarak yang relatif terjangkau dari hotel."Sehingga tidak terlalu jauh untuk melontar jumroh, tidak terlalu jauh," kata Gus Irfan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di tenda Mina sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah selama menjalani fase krusial dalam ibadah haji.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:03
01:32