0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Kemenhaj Kesehatan Madinah Spesial

    2 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah, Kemenhaj Ingatkan Jaga Kesehatan - Kompas

    3 min read

     

    2 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah, Kemenhaj Ingatkan Jaga Kesehatan

    JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengabarkan dua calon jemaah haji asal Indonesia wafat.

    Jemaah yang wafat berasal asal Solo, Rodiyah (68), dan asal Pasuruan, Jawa timur, Kamariyah Dul Tayib (85).

    "Sehingga jemaah yang wafat hingga saat ini berjumlah dua orang. Kita doakan semoga husnul khotimah," kata Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).

    Selain jemaah yang wafat, Maria juga mengabarkan ada 1.373 jemaah yang menjalani rawat jalan, 30 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia.

    3 WNI Ditangkap Aparat Arab Saudi, Wamenhaj: Jangan Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre

    Baca juga: Kemenhaj Siapkan Makanan Ready to Eat untuk Dibagikan di Armuzna

    "Dan 54 orang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi," tuturnya.

    Untuk meminimalisir kasus jemaah sakit dengan risiko fatal, Maria mengimbau kepada para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan.

    “Kami mengajak seluruh jemaah untuk disiplin menjaga kesehatan, cukup istirahat, menjaga pola makan, dan segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan,” tuturnya.

    Maria meyakini, dengan kolaborasi antara petugas dan kedisiplinan jemaah, optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.

    Baca juga: Akses Masuk Mekkah Dibatasi, Kemenhaj Ingatkan WNI Tak Tergiur Jalur Ilegal

    Sedangkan dari Kemenhaj, khususnya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sudah mempersiapkan beragam fasilitas kesehatan untuk para jemaah.

    "Penting juga kami sampaikan bahwa pemerintah memastikan aspek kesehatan jemaah ini menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," katanya.

    Fasilitas kesehatan disiapkan berlapis, mulai dari keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

    Maria menyebut, saaat ini kesehatan bagi jemaah haji Indonesia ini telah didukung oleh total ada 40 klinik di Mekkah dan 5 klinik di wilayah Madinah.

    Baca juga: Kemenhaj-Polri Sepakat Bentuk Satgas Cegah Praktik Haji Ilegal

    "Belum lagi kami juga menyiapkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau KKHI di dua lokasi, yaitu di wilayah Mekkah dan juga di wilayah Madinah," ujarnya.

    Selain itu, setiap kelompok terbang (kloter) juga dilengkapi satu dokter dan satu tenaga kesehatan.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Prabowo: Jangan Minder, Banyak Negara Belajar MBG ke Kita

    Komentar
    Additional JS