Arab Saudi Siapkan Operasi Terpadu untuk Keamanan Jemaah Haji 2026 - Kompas
Arab Saudi Siapkan Operasi Terpadu untuk Keamanan Jemaah Haji 2026
KOMPAS.com - Arab Saudi menyiapkan rencana operasional terpadu untuk mendukung keamanan dan keselamatan jemaah selama musim haji 2026.
Persiapan dilakukan melalui pelibatan personel militer, sipil, medis, dan teknis di Makkah, Madinah, serta kawasan suci lainnya.
Pemerintah Arab Saudi juga memperkuat sistem pengelolaan kerumunan dan layanan darurat guna memperlancar mobilitas jemaah selama puncak ibadah haji.
Baca juga: Khutbah Arafah 2026 akan Diterjemahkan ke 35 Bahasa untuk Umat Islam di Seluruh Dunia
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan pengamanan jemaah haji melalui dukungan teknologi serta koordinasi lintas sektor.
Beginilah Cara Arab Saudi Mengamankan Jutaan Jemaah Haji
Fokus Pengamanan dan Pengaturan Kerumunan
Dilansir dari Gulf News, Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan seluruh persiapan musim haji 2026 telah diselesaikan melalui rencana operasional komprehensif yang melibatkan berbagai unsur keamanan dan layanan pendukung.
Baca juga: Petugas Kesehatan Haji Mulai Petakan Jamaah Risiko Tinggi untuk Murur dan Safari Wukuf
Kementerian menyebut rencana operasional tersebut dirancang untuk mendukung aparat keamanan dan instansi pemerintah dalam menjaga keselamatan jemaah serta memperlancar pergerakan selama pelaksanaan ibadah haji.
Pasukan darat akan bertugas membantu pengaturan kerumunan Jemaah sekaligus mendeteksi bahan berbahaya di kawasan suci.
Sementara itu, Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi akan memantau wilayah udara, mengelola lalu lintas penerbangan, serta menjalankan operasi pengawasan darurat selama musim haji berlangsung.
Baca juga: Muhammadiyah Idul Adha pada 27 Mei 2026, Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Mei 2026
Selain pasukan darat dan udara, angkatan laut juga dilibatkan untuk mendukung operasi keamanan di pelabuhan laut dan kawasan suci.
Dukungan tersebut dilakukan melalui tim deteksi bahan peledak, pengoperasian drone, serta unit pencarian dan penyelamatan.
Kementerian Pertahanan menilai penggunaan teknologi modern menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Baca juga: MUI: Idul Adha 2026 Serentak Perkuat Persatuan Umat Islam
Ribuan Tenaga Medis Disiagakan
Divisi layanan medis Kementerian Pertahanan Arab Saudi juga telah menempatkan misi kesehatan di 41 lokasi yang mencakup rumah sakit dan klinik.
Fasilitas kesehatan tersebut dilengkapi lebih dari 1.100 tempat tidur dan didukung lebih dari 2.160 tenaga medis.
Selain layanan kesehatan darat, layanan evakuasi medis udara menggunakan empat pesawat berfasilitas lengkap akan beroperasi selama 24 jam sepanjang musim haji.
Baca juga: Idul Adha 2026 Serentak, Pimpinan MPR: Berbeda Ormas, tetapi Kita Satu Juga
Program Pendampingan dan Layanan Tambahan
Kementerian juga menyiapkan program bimbingan keagamaan bagi Jemaah dan petugas selama musim haji.
Selain itu, pemerintah Arab Saudi akan menerima kunjungan atase militer asing serta memberikan layanan bagi keluarga syuhada dan personel yang terluka dalam operasi koalisi.
Dengan kesiapan operasional yang melibatkan unsur keamanan, kesehatan, dan teknologi modern, Arab Saudi berharap pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan Jemaah dari berbagai negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Detik-detik Wamenhaj Ancam Tutup KBIHU yang “Mengkavling” Tenda di Arafah