0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Spesial

    Jemaah Haji Berangkat Melalui Mekkah Route, Tak Perlu Lagi Lewati Proses Imigrasi - Kompas

    4 min read

     

    Jemaah Haji Berangkat Melalui Mekkah Route, Tak Perlu Lagi Lewati Proses Imigrasi


    JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak dimulainya operasional haji pada 22 April 2026, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap melalui sejumlah embarkasi yang telah menerapkan layanan Mekkah Route.

    Jemaah berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Adi Soemarmo (Solo), Bandara Juanda (Surabaya), dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

    "Setibanya di Madinah, jemaah langsung diarahkan menuju akomodasi tanpa harus melalui proses imigrasi ulang," kata Menteri Haji dan Umrah RI Irfan Yusuf, dalam keterangan pers, Jumat (24/4/2026).

    Ini menjadi salah satu keunggulan utama "Mekkah Route" yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

    3 WNI Ditangkap Aparat Arab Saudi, Wamenhaj: Jangan Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre

    Baca juga: Menhaj kepada Petugas Haji: Ini Misi Suci, Hindari Ucapan Kasar dan Guyonan Vulgar

    "Mekkah Route" mencakup berbagai layanan, mulai dari perekaman biometrik, penerbitan visa haji secara elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga proses keimigrasian yang dilakukan di bandara keberangkatan.

    Selain itu, bagasi jemaah telah ditata dan dikirim langsung ke tempat menginap di Arab Saudi sesuai dengan pengaturan transportasi dan akomodasi.

    "Proses yang terintegrasi sejak dari Tanah Air ini tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepastian bagi jemaah setibanya di Tanah Suci," tutur dia.

    Menhaj mengatakan, "Mekkah Route" merupakan wujud nyata komitmen negara dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah.

    "Kami ingin memastikan setiap jemaah mendapatkan pengalaman ibadah yang lebih baik, lebih tertib, dan lebih manusiawi," imbuh dia.

    Baca juga: Fasilitas Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jemaah Haji Lansia di Bandara Madinah Gratis

    Dengan sistem yang terintegrasi seperti ini, jemaah tidak lagi dibebani proses berulang setibanya di Arab Saudi.

    "Mereka bisa lebih fokus menjalankan ibadah," ucap Menhaj.

    Sebelumnya, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, berterima kasih pada pemerintah Arab Saudi atas layanan fast track atau "Mekkah Route".

    "Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih pada pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan kita menyalurkan proses-proses keimigrasian dengan cepat melalui fast trackthariq Mekkah," ungkap Abdul Aziz, saat menyambut jemaah haji kloter Jakarta Pondok Gede (JKG) yang tiba di hari pertama kedatangan, Rabu (22/4/2026).

    Baca juga: Makanan Jemaah Haji Dicek Rutin, Pastikan Kualitas dan Gramasi Baik

    Abdul Aziz berharap, fast track nantinya akan dapat diberlakukan dan dirasakan oleh semua jemaah haji asal Indonesia.

    Dengan begitu, semua jemaah haji Indonesia bisa langsung menuju ke bus dan diantar menuju hotel masing-masing.

    "Untuk saat ini baru separuhnya. Ke depan kita berharap semua jemaah mengalami proses-proses semacam ini (fast track)," kata dia.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Prabowo: Jangan Minder, Banyak Negara Belajar MBG ke Kita

    Komentar
    Additional JS