0
News
    Home Berita Featured Grebeg Suro Ponorogo Spesial Tradisi

    Mengikat Keberagaman, Grebeg Suro Sukses Satukan Seluruh Unsur di Ponorogo - Times Indonesia

    3 min read

    Mengikat Keberagaman, Grebeg Suro Sukses Satukan Seluruh Unsur di Ponorogo

    A-AA+

    PONOROGO – Perayaan Grebeg Suro di Kabupaten Ponorogo kembali membuktikan taringnya bukan sekadar pesta rakyat tahunan, melainkan magnet kultural yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

    Dari budayawan, akademisi, pelaku UMKM, hingga generasi muda lintas komunitas, semuanya melebur dalam rangkaian ritual adat dan festival modern yang megah.

    ​Grebeg Suro yang puncaknya ditandai dengan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ini, sukses menjadi jembatan yang mengikis sekat-sekat sosial.

    Seluruh lapisan masyarakat bergotong-royong, menjadikan event ini sebagai simbol persatuan dan ketahanan budaya lokal di era modernisasi.

    ​Daya pikat dan keberhasilan Ponorogo dalam mengemas harmoni sosial melalui budaya ini turut memantik perhatian dan apresiasi dari wilayah lain di Jawa Timur.

    ​Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo memberikan pandangannya mengenai bagaimana event berbasis massa seperti Grebeg Suro mampu menjadi katalis persatuan yang luar biasa.

    Bambang Priambodo

    ​"Apa yang terjadi di Ponorogo melalui Grebeg Suro adalah bukti nyata bahwa kebudayaan adalah instrumen paling ampuh untuk menyatukan masyarakat," ujar Bambang Priambodo, kepada TIMES Indonesia, Senin (15/6/2026).

    Bambang yang hadir dalam Kirab  Pusaka, dan Pawai Lintas Sejarah menegaskan, sinergi antar-unsur warga, penyerapan tenaga kerja kreatif, hingga pelibatan anak muda sangat menginspirasi.

    "Manajemen event budaya yang inklusif seperti ini patut menjadi acuan bagaimana kearifan lokal bisa menjaga harmoni sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah," sambungnya.

    Menurut Bambang, ​tidak hanya sakral dari sisi ritual seperti Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel, Grebeg Suro juga membawa dampak ekonomi (multiplier effect) yang masif.

    Ribuan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal meraup perputaran uang yang signifikan selama pekan perayaan.

    ​Keterlibatan aktif generasi Z dalam kepanitiaan dan panggung pertunjukan juga menepis kekhawatiran akan lunturnya kecintaan pemuda terhadap Reog Ponorogo.

    Grebeg Suro terbukti berhasil mengubah warisan leluhur menjadi sebuah kebanggaan identitas yang relevan dengan perkembangan zaman. (*)

    Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
    Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
    Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

    Komentar
    Additional JS