Kiai Imam Makhsus Bangkalan Tutup Usia, Lora Ismail Kenang Jejak Ulama Sebaneh - NU Online
Bangkalan, NU Online Jatim
Kabar duka menyelimuti masyarakat Bangkalan, Madura. KH Imam Makhsus, ulama asal Pondok Pesantren Sebaneh, Bancaran, Bangkalan wafat pada Selasa, 25 Agustus 2026 M atau bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H.
Menurut Cicit Syaikhona Muhammad Kholil, Lora Ismail Al Kholilili, KH Imam Makhsus dikenal sebagai salah satu ulama yang menjadi rujukan masyarakat Bangkalan dalam persoalan keagamaan. Selain sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin Al Aziziyah 3 Sebaneh, Bancaran, Bangkalan, KH Imam Makhsus juga aktif berdakwah dan menyampaikan ilmu agama kepada masyarakat.
KH Imam Makhsus disebut telah cukup lama berjuang melawan penyakit diabetes. Dua hari sebelum wafat, Lora Ismail Al Kholilili masih sempat menjenguk di Rumah Sakit Siloam Surabaya. Namun, pada Selasa hari ini, KH Imam Makhsus mengembuskan napas terakhir.
Dalam kesaksiannya, Lora Ismail Al Kholilili mengenang wafat KH Imam Makhsus sebagai sebuah akhir kehidupan yang penuh makna. Terlebih, almarhum wafat pada hari Selasa dan bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, yang merupakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Bangkalan hari ini berduka karena kehilangan salah satu manusia alimnya, tapi bagi beliau insya Allah hari ini akan menjadi awal dari salah satu fase kehidupan terindahnya,” tulis Lora Ismail dalam narasi yang dibagikannya melalui Instagramnya.
Kiai Makhsus Ridwan wafat ketika mengikuti Mahallul Qiyam. Saat itu, lantunan sampai pada doa:
رَبِّ فَاجْعَلْ مُجْتَمَعَنَا ۞ غَايَتَهُ حُسْنَ الْخِتَامِ
Artinya: Ya Allah, jadikanlah perkumpulan kami ini, puncaknya adalah wafat husnul khatimah.
Lora Ismail mengungkapkan, tak lama setelah doa tersebut dilantunkan, Kiai Makhsus Ridwan jatuh dan kemudian menjemput ajalnya. Puluhan tahun berselang, dua putranya juga tumbuh menjadi ulama dan pendakwah yang dikenal luas di Bangkalan. Keduanya dikenal memiliki keluasan ilmu serta cara penyampaian dakwah yang lugas sehingga menjadi rujukan masyarakat dalam berbagai persoalan keagamaan.
Kepergian KH Imam Makhsus pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, para santri, alumni, serta masyarakat Bangkalan. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, melimpahkan rahmat-Nya, memuliakan tempat peristirahatannya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan KH Imam Makhsus di tempat terbaik di sisi-Nya. Lahul Fatihah.