Sosial Media
0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Mengapa Menara Masjid Membuat Eropa Gelisah? Ini Analisis Jurnalis Senior Mesir - Republika

    7 min read

     

    Islam berkembang pesat di negara-negara Eropa.

    Karta/Republika Ilustrasi menara Masjid.

    REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Kolumnis dan wartawan Mesir, anggota Persatuan Wartawan Mesir, Mahmoud Sultan, menilai bahwa kegelisahan sebagian kalangan Eropa terhadap semakin banyaknya masjid dan menara masjid bukan terutama disebabkan oleh persoalan teologis atau pertarungan agama, melainkan oleh kekhawatiran terhadap perubahan identitas budaya dan peradaban Eropa.

    Dalam artikelnya yang diterbitkan Aljazeera, dikutip Selasa (28/7/2026), Sultan mengawali penjelasannya dengan pengalaman pribadi saat berkunjung ke Beirut, Lebanon. Ia mengamati bagaimana Masjid Mohammad Al-Amin berdiri berdampingan dengan Katedral Saint George di pusat kota.

    Menurutnya, kesetaraan tinggi bangunan kedua rumah ibadah tersebut mencerminkan keseimbangan identitas yang selama ini menjadi fondasi kehidupan Lebanon.

    "Setiap upaya mengubah identitas tersebut, bahkan hanya pada level arsitektur, dapat mengembalikan Lebanon pada pertanyaan lama tentang koeksistensi, penerimaan terhadap yang lain, dan keseimbangan antara komunitas-komunitas yang ada," tulis Sultan.

    Pengalaman serupa ia rasakan saat pertama kali mengunjungi Istanbul, Turki. Sebelum tiba, ia mengira Turki merupakan negara yang sepenuhnya sekuler sejak penghapusan Kekhalifahan Utsmaniyah pada 1924. Namun kesan itu berubah begitu ia keluar dari Bandara Atatürk.

    "Menara-menara masjid membelah langit dan terlihat dari jarak beberapa kilometer. Dari identitas arsitekturnya saja, saya langsung merasakan bahwa ini adalah negeri Muslim," ungkapnya.

    Menurut Sultan, pengamatan di Beirut dan Istanbul menjadi pintu masuk untuk memahami cara pandang Eropa terhadap simbol-simbol Islam yang semakin tampak di ruang publik.

    Identitas yang dipertahankan

    Mahmoud Sultan menegaskan bahwa setiap negara memiliki identitas arsitektur yang dianggap sebagai bagian dari jati dirinya. Karena itu, perdebatan mengenai masjid, menara, atau simbol keagamaan lainnya tidak selalu berkaitan dengan keyakinan agama semata.

    Berita Terkait

    Hampir Separuh Siswa Sekolah Negeri Wina Beragama Islam

    Dunia - 07 May 2026, 15:43

    Kordoba, Bukti Islam Mengawali Renaisans di Eropa

    Islam Digest - 18 September 2025, 07:56

    Runtuhnya Daulah Islam di Andalusia Bermula dari Perpecahan

    Islam Digest - 05 August 2025, 13:51

    Semula Negeri Makmur Sentosa Jadi Kehancuran: Ibrah dari Andalusia

    Islam Digest - 03 January 2025, 14:40

    Belajar dari Runtuhnya Andalusia (Bagian IV - Habis)

    Islam Digest - 02 January 2025, 17:21

    Komentar
    Additional JS