0
News
    Home Berita Featured Gus Yusuf Muktamar NU Spesial

    Muktamar NU Ricuh, Kubu Gus Yusuf Gelar Aksi Demo - Kompas

    4 min read

     

    JOMBANG, KOMPAS.com - Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) ricuh menyusul perdebatan sengit aturan masa jeda eks pejabat politik selama satu tahun sebelum boleh mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU.

    Pantauan Kompas.com, simpatisan Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menggelar aksi demonstrasi di pintu akses Sidang Pleno IV Gedung Serba Guna (GSG), Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

    "Kami ingin melawan anasir-anasir jahat, yang mencoba merusak keadilan di Muktamar NU, betul!" ucap orator yang menggelar aksi demonstrasi.

    Baca juga: Menghubungkan Moda, Menyelaraskan Budaya Kerja

    Teriakan ini dijawab lantang dengan teriakan "BETUL!" oleh peserta aksi.

    Alasan Yusril Minta Dedi Mulyadi Batalkan Sayembara Tangkap Begal

    Orator kemudian meneriakan dengan lantang dukungannya kepada Gus Yusuf dan meminta agar tak ada anasir jahat dalam Muktamar NU.

    "Hidup Gus Yusuf, hidup keadilan, lawan kezoliman. Tangkap dan adili anasir-anasir jahat di Muktamar NU," imbuhnya.

    Sebagai informasi Sidang Pleno IV Penetapan Tata Tertib (Tatib) diwarnai perdebatan khususnya berkaitan syarat calon ketua umum PBNU.

    Baca juga: Polisi Diminta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Kerusuhan Usai Demo 27 Agustus

    Dalam sidang tersebut, muncul aspirasi agar masa jeda eks pejabat politik dihapus atau dikurangi setidaknya enam bulan.

    Sedangkan dalam peraturan perkumpulan NU disebutkan, eks pejabat politik harus menunggu selama 1 tahun sejak mengundurkan/berhenti dari jabatan politik untuk bisa mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU.

    Aturan ini dinilai menjegal bakal calon ketua umum PBNU, termasuk Gus Yusuf yang baru saja melepas jabatan sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah pada Februari 2026.

    Perdebatan tersebut akhirnya tak menemui titik temu dan sidang diskors.

    Baca juga: Di hadapan Jokowi, Pengasuh Ponpes Somalangu Kebumen Singgung Fitnah Terhadap Jokowi

    Hingga pukul 13.15 WIB, belum terlihat tanda-tanda sidang akan dimulai kembali lantaran simpatisan Gus Yusuf masih menggelar aksi demonstrasi.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    dr. Yusuf Terapkan "Ijab Kabul" untuk Biaya Berobat: Ucap Hafalan Pancasila hingga Barter Hasil Tani

    Komentar
    Additional JS