Serba-serbi Muktamar NU di Jombang, Muslimat NU Sulsel Rela Jalan Kaki 3 Km Demi Hadiri Pembukaan - Rakyat Sulsel

JOMBANG, RAKYATSULSEL — Semangat warga Nahdliyin dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. Tak terkecuali rombongan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Sulawesi Selatan yang datang khusus untuk menjadi bagian dari perhelatan akbar tersebut.
Rombongan PW Muslimat NU Sulawesi Selatan dipimpin langsung Ketua PW Muslimat NU Sulsel, Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah M. Zain, M.Si. Ia bersama rombongan telah berada di Surabaya sejak sehari sebelum acara pembukaan Muktamar.


Sekitar 50 orang dari Sulawesi Selatan ikut dalam rombongan. Mereka datang dengan semangat yang sama, yakni menghadiri dan menyaksikan langsung pembukaan Muktamar NU yang dihadiri Presiden Republik Indonesia serta ribuan Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.
Ada cerita menarik di balik perjalanan rombongan menuju lokasi pembukaan. Ketatnya pengamanan membuat kendaraan tidak dapat mendekati arena Muktamar. Para peserta pun harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga sekitar tiga kilometer.
Jarak tersebut tidak menyurutkan semangat para ibu Muslimat NU Sulsel. Mereka tetap berjalan menuju lokasi untuk mengikuti rangkaian pembukaan Muktamar.
Sementara bagi peserta yang telah lanjut usia dan tidak memungkinkan berjalan cukup jauh, tersedia alternatif transportasi berupa bentor maupun ojek daring yang beroperasi di sekitar kawasan Muktamar.
Suasana itu justru menjadi bagian dari serba-serbi Muktamar yang berkesan bagi rombongan Muslimat NU Sulsel. Rasa lelah terbayar ketika mereka dapat bergabung bersama warga Nahdliyin dari seluruh Indonesia dalam perhelatan besar organisasi tersebut.
Kehadiran Muslimat NU Sulsel juga semakin semarak karena sejumlah pengurus cabang Muslimat NU dari kabupaten dan kota ikut datang bersama rombongan PCNU masing-masing.
Menariknya, sebagian di antara mereka datang bersama suami yang juga merupakan pengurus NU di kabupaten dan kota. Muktamar pun tidak hanya menjadi momentum organisasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi keluarga besar Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah.
Prof. Majdah M. Zain mengapresiasi semangat rombongan Muslimat NU Sulawesi Selatan yang tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan meski harus menempuh perjalanan panjang dan menghadapi pengamanan yang sangat ketat menuju arena.
Kehadiran Muslimat NU Sulsel di Jombang sekaligus menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan khidmat perempuan Nahdliyin Sulawesi Selatan dalam membersamai perjalanan organisasi NU.
Bagi rombongan, berjalan kaki hingga beberapa kilometer bukan menjadi penghalang. Justru perjalanan tersebut menjadi cerita tersendiri dari Muktamar NU di Jombang—sebuah perjalanan yang mempertemukan ribuan Nahdliyin dalam semangat silaturahmi, pengabdian, dan kebersamaan. (*)