155 Penghafal Al-Qur’an UIN Malang Diwisuda, Didominasi Perempuan - Times Indonesia,

MALANG – Sebanyak 155 mahasiswa penghafal Al-Qur’an di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang resmi melalui proses wisuda, Kamis (3/9/2026) di Kampus III UIN Malang. Uniknya, wisudawan justru didominasi oleh perempuan, yaitu sebanyak 137 hafidzah.
Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana mengapresiasi para perempuan tersebut karena semangat dalam menjalankan hafalan di tengah kesibukan dan uzur setiap bulannya.
“Padahal santri putri setiap bulan ada tamu yang datang, tetapi minat dan semangatnya sangat besar untuk menjadi hafidzah,” ujarnya dalam sambutan.
Pada tahun ini, para wisudawan tahfidz terbagi menjadi beberapa kategori hafalan. Dari kategori paling sedikit yaitu 5 juz diisi oleh 19 wisudawan, terdiri dari 1 laki-laki dan 18 perempuan.

Selanjutnya kategori hafalan 10 juz diisi oleh 36 wisudawan yang terbagi 4 laki-laki dan 32 perempuan.
Kategori hafalan 15 juz sebanyak 32 wisudawan, terdiri dari 4 laki-laki dan 28 perempuan.
Untuk kategori hafalan 20 juz diisi oleh 30 wisudawan, dimana 3 laki-laki dan 27 perempuan.
Kategori hafalan 25 juz diisi oleh 6 wisudawan, yaitu 2 laki-laki dan 4 perempuan.
Untuk kategori hafalan tertinggi yaitu 30 juz diisi oleh 32 wisudawan yang terdiri dari 4 laki-laki dan 28 perempuan.
Prof. Ilfi melakukan prosesi wisuda secara langsung kepada mahasiswa dengan suasana khidmat dan penuh haru. Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu mahasiswa dalam perjalanan panjang mereka menghafalkan Al-Qur’an.
“Para mualim dan mualimah telah mengabdi dengan luar biasa, mereka duduk berjam-jam dan mendampingi mahasiswa murojaah dengan penuh kesabaran,” ucapnya.
Ia juga menyoroti terkait komposisi penghafal 30 juz Al-Qur’an, dimana jumlah mahasiswa putra, yaitu empat orang, jauh lebih sedikit daripada putri sebanyak 28 orang. Ia pun berharap di tahun selanjutnya semakin banyak mahasiswa putra yang semangat dalam menghafalkan Al-Qur’an.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan hafalan 5, 10, 15, 20, maupun 25 juz supaya tidak berhenti sampai di titik tersebut. Ia berharap perjalanan menghafal Al-Qur’an terus dilanjutkan hingga mencapai hafalan 30 juz.
“Bagi yang telah menyelesaikan hafalan, lanjutkan hingga 30 juz, jangan berhenti menghafal Al-Qur’an,” pesannya.
Terakhir, ia juga berharap melalui wisuda kali ini, mahasiswa dapat terus tumbuh menjadi kekuatan untuk melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, memiliki mental kuat, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.
“Selamat kepada anak-anakku para penghafal Al-Qur’an, kalian sudah melakukan sesuatu yang luar biasa, teruslah jaga hafalan dan amalkanlah,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.