0
News
    Home Berita Featured MPR Muktamar NU Nahdhatul Ulama PBNU Spesial

    Harapan Ketua MPR untuk Ketua Umum PBNU Terpilih - Kompas

    4 min read

     

    JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyampaikan sejumlah harapan kepada KH Miftachul Achyar yang terpilih sebagai Rais Aam Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU.

    "Kami berharap organisasi ini akan tetap memberikan kontribusi yang besar bagi masa depan pembangunan Indonesia," kata Muzani, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

    Ia juga berharap PBNU terus berkontribusi dalam menjaga kerukunan, persatuan bangsa, persaudaraan, dan kerukunan dalam beragama.

    Baca juga: 5 Fungsi PPHN dalam Kajian MPR: Pedoman Arah Bangsa dan Perkuat Sistem Presidensial

    Muzani mengatakan, PBNU telah memberikan kontribusi yang sangat besar.

    Ketika Ketum Baru PBNU Gus Kikin Mengaku Banyak Kecocokan dengan Prabowo

    "Kami yakin di bawah kedua beliau, NU akan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi," ucap dia.

    Ia bersyukur Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang berlangsung sukses.

    Muzani menilai, Muktamar berlangsung penuh kekeluargaan dan penuh keakraban.

    Baca juga: Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Periode 2026-2030, Gus Ipul: Selamat Mengemban Amanah

    "Dan telah menghasilkan pemimpin baru Rais Aam Kiai Haji Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin," ujar dia.

    Sebelumnya, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin terpilih menjadi Ketua Umum PBNU masa bakti 2026-2031.

    Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) Muktamar ke-35 NU secara resmi memilih Ketua PWNU Jatim sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut.

    Baca juga: Draf PPHN Resmi Bisa Diakses Publik Lewat Situs MPR RI Berikut Ini!

    "Secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa Khidmat 2026-2031," ujar anggota AHWA Anwar Iskandar, dalam sidang pleno Muktamar ke-35 NU, Senin (31/8/2026).

    Gus Kikin sebelum diajukan bersama empat calon lainnya oleh peserta muktamar, yakni Zulfa Mustofa, Abdussalam Sochib (Gus Salam), petahana Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dan Abdul Ghofar Rozin.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Profil Gus Kikin, Ketum PBNU Baru yang Dikenal sebagai Kiai Entrepreneur

    Komentar
    Additional JS