Sosial Media
0
News
    Home Berita Featured MTQ MTQ Nasional Spesial Tekno

    Qaisal Tembus Final MTQ Nasional: Asa Aceh Menyala di Kaligrafi Digital -

    3 min read



    Redaksi

    Rabu, 16 September 2026 - 8.42 PM WIB

    Eksklusif di WhatsApp

    Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda

    Waspada+ Gabung

    adjust the font size

    Senyum di wajah Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, Dr. Misran Fuadi, terlihat semakin manis. Betapa tidak, Qaisal Ridha, peserta MTQ Nasional XXXI asal Aceh berhasil mengumpulkan nilai 94,25, pada cabang Seni Kaligrafi Al-Quran Digital Putra. Angka itu bukan sekadar penilaian, namun tanda bahwa setiap huruf Qur’ani yang digoreskan di layar digital telah menemukan ruhnya.

    Selasa (15/9), Auditorium Imam Barjo Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, menjadi saksi. Qaisal menorehkan karya, lalu Rabu (16/9) pengumuman resmi meneguhkan langkahnya: posisi ketiga, tiket menuju babak penentuan. Di atasnya, Defri Dwi Saputra (Kaltim) dan Ari Saputra Ramadhani (Sumbar) menempati urutan pertama dan kedua. Namun bagi Aceh, kehadiran Qaisal di final adalah kemenangan awal.

    Qaisal Tembus Final MTQ Nasional: Asa Aceh Menyala di Kaligrafi Digital

    Ketua Kafilah Aceh, Dr. Misran Fuadi, menyebut capaian ini sebagai buah syukur sekaligus amanah. “Alhamdulillah, Kaligrafi Digital Aceh masuk final. Kita bangga, tetapi perjuangan belum selesai,” ujarnya.

    Qaisal sendiri menundukkan hati, menjadikan tiket final sebagai motivasi. “Alhamdulillah, saya bersyukur. Hasil ini menjadi dorongan untuk tampil lebih baik lagi,” katanya.

    Qaisal Tembus Final MTQ Nasional: Asa Aceh Menyala di Kaligrafi Digital

    Jumat (18/9), Auditorium Imam Barjo kembali akan dipenuhi cahaya. Dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, para finalis akan menorehkan ayat dengan seni digital. Di sanalah Qaisal Ridha akan kembali berdiri, membawa doa masyarakat Aceh, mengukir huruf demi huruf sebagai persembahan iman dan seni.

    Final bukan sekadar kompetisi, ia adalah panggung doa. Kaligrafi digital menjadi jembatan antara ayat suci dan zaman modern. Qaisal Ridha kini berada di ambang sejarah, membawa nama Aceh ke gelanggang Qur’ani nasional. (Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I/WASPADA.id)

    Komentar
    Additional JS