Rumah Warga Dijadikan Pemondokan Ribuan Peserta Muktamar Sufi Internasional, Ini Kegiatannya - JATMAN Online
Rumah Warga Dijadikan Pemondokan Ribuan Peserta Muktamar Sufi Internasional, Ini Kegiatannya - JATMAN Online
Published
4 days agoon
24/08/2023Pekalongan, JATMAN Online – Multaqo Sufi Al-Alami atau Muktamar Sufi Internasional akan dilaksanakan pada 29-31 Agustus 2023. Acara ini akan diikuti oleh 3.500 lebih peserta dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Kota Pekalongan menjadi tuan rumah rangkaian Muktamar Sufi Internasional ini.
Rumah-rumah warga siap dijadikan tempat pemondokan ribuan peserta Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan. Rumah-rumah warga tersebar di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan untuk tempat penginapan para peserta Muktamar Sufi.
Selain itu, ada puluhan ulama dari luar negeri yang akan hadir dalam acara yang diselenggarakan Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) bersama World Sufy Assembly (WSA) atau Majelis Sufi Dunia yang diketuai oleh Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.
Sekretaris Jenderal JATMAN, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag., menjelaskan panitia pusat dan panitia lokal telah melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan Muktamar Sufi Internasional tahun 2023 ini.
“Termasuk di antaranya adalah mengenai lokasi penginapan atau pemondokan untuk para mursyid thariqah, masayikh, habaib, ulama, kiai, dan para tamu ataupun peserta muktamar, baik yang dari dalam maupun luar negeri,” kata Kiai Mashudi (22/8/2023).
Lokasi penginapan para masayikh, habaib, dan tamu dari luar negeri maupun dalam negeri yang masuk dalam Komisi A bertempat di Hotel Santika Pekalongan. Kemudian untuk Komisi B di Hotel Howard Johnson Pekalongan.
“Mereka menginap dan berkegiatan (sidang-sidang komisi muktamar) di situ,” ucap Kiai Mashudi.
Sedangkan pemondokan untuk ribuan peserta lainnya, bertempat di rumah-rumah warga yang tersebar di Kota maupun Kabupaten Pekalongan.
“Untuk pemondokan, alhamdulillah sudah tersedia 500 rumah untuk menjamu dan menghormati tamu-tamu dari Rois kita, guru kita, Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Lokasinya tersebar di 28 desa/kelurahan di Kota dan Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang lain, Kiai Mashudi mengungkapkan Muktamar Sufi Internasional ini akan ada beberapa hal yang menjadi kajian seperti mengkaji pendidikan sufi agar betul-betul landing di hati masyarakat dunia. Kemudian masalah ekonomi, sosial, dan peradaban bagaimana agar terus bangkit pasca pandemi. Sehingga nanti akan ada rekomendasi sebagai dasar kolaborasi ekonomi negara .
Sebagai infotmasi, rangkaian acara Muktamar Sufi Internasional akan dimulai dari Senin, 28 Agustus 2023. Diawali registrasi peserta di Gedung Kanzus Sholawat.
Kemudian pada pukul 13.00–17.00 WIB dilaksanakan Kirab Merah Putih dan Parade Alutsista, dengan titik start di Stadion Hoegeng dan finish di depan Gedung Kanzus Sholawat, Jalan Dr Wahidin, Kota Pekalongan.
Lalu pada malamnya, mulai pukul 19.30 WIB digelar Silaturahim Mursyid Thariqah di Gedung Kanzus Sholawat.
Pada Selasa (29/8/2023), acara pembukaan Multaqo Sufi Al-Alami atau Muktamar Sufi Internasional mulai pukul 08.30 sampai 12.00 WIB di Sahid Convention Center, Kota Pekalongan.
Presiden Jokowi dijadwalkan membuka secara resmi acara Muktamar Sufi Internasional ini. Diisi pula dengan sambutan oleh Ketua Panitia Pusat yakni Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.
Ada pula pengarahan dari Habib Luthfi bin Ali bin Yahya selaku Rois Aam JATMAN sekaligus Ketua World Sufi Assembly (WSA) serta sambutan perwakilan ulama atau masayikh dari luar negeri.
Share this:
Malaysia, JATMAN Online – Jabatan Mufti Kerajaan Negeri, Negeri Sembilan, Malaysia menggelar acara Festival Kota Sufi Se-Nusantara di Masjid Sri Sendayan, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 25-27 Agustus 2023.
Sekretaris Awwal Idarah Aliyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Kiai Ali M Abdillah menyampaikan dalam rapat terbatas terdiri dari para ulama tarekat berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Kambojo menyepakati 9 poin resolusi.
“Alhamdulillah poin-poin penting dalam presentasi saya dengan tema, Era Kebangkitan Kesufian dalam Membangun Peradaban Nusantara menjadi dasar pemikiran dalam memutuskan resolusi,” kata Kiai Ali kepada JATMAN Online.

Dr. Muhammad Khairi bin Mahyuddin Dosen University Sains Islam Malaysia (USIM) membacakan hasil konvesi tarekat tasawuf Kota Sufi Se-Nusantara saat penutupan acara, Ahad (27/08/2023).
Berukut ini 9 resolusi hasil konvensi tarekat tasawuf kota sufi se Nusantara:
1. Memantapkan kajian manuskrip-manuskrip tarekat tasawuf untuk memartabatkan ilmu dan tasawuf dalam Islam bagi memperkukuhkan jati diri masyarakat
2. Pemeliharaan masyarakat, agama, dan negara terletak kepada penghayatan tarekat tasawuf yang sebenar berpadukan al Quran dan al Sunnah
3. Mencari kesepakatan dan penjelasan mengenai tarekat tasawuf secara efektif melalui penggunaan media massa yang bersifat kontemporari
4. Pendidikan tarekat tasawuf yang berkesan adalah berdasarkan bahasa dan budaya setempat serta meraikan kepelbagian tahap kemampuan masyarakat.
5. Mengutamakan asas tarekat tasawuf yang berdasarkan takhliyah dan tahliyah secara berperingkat agar semua masyarakat dapat mengamalkannya dengan baik.
6. Mengarusperdanakan ilmu dan amalan tarekat tasawuf ke dalam pelbagai lapisan masyarakat.
7. Menyatupadukan dan mengishlahkan masyarakat melalui model pendidikan (Tazkiyyah Al Nafs) yang bersifat sejagat ke arah mencapai maqam abdiyyah kepada Allah.
8. Mengusulkan dan memperkasakan enakmen tarekat tasawuf atau turuq jilsah sufiah setiap negeri atau Mejlis Agama Islam pemerintah dalam memelihara kemuktabaran tarekat tasawuf yang sebenar.
9. Mewujudkan platform masyaikh sufi senusantara yang bersifat jaringan antarabangsa dan kerjasama bagi menjelaskan isu-isu tarekat tasawuf berlandaskan pegangan aqidah ahli sunnah wal jamaah kepada pelbagai lapisan masyarakat.
Share this:
Cirebon, JATMAN Online – Muktamar Sufi Internasional 2023 akan segera digelar di Pekalongan pada 29-31 Agustus 2023. Masyarakat yang menyambut ini tidak hanya dari Pekalongan, lokasi kegiatan berlangsung, melainkan dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia.
Tim JATMAN Online yang secara kebetulan berhenti di rest area Km 155 tol Cipali menjumpai banyak rombongan yang siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, termasuk dari JATMAN Lampung dan Lajnah Wathonah Lampung.
Berdasarkan keterangan yang didapat, rombongan ini sudah berangkat sejak Minggu (27/08) kemarin dengan menggunakan jalur darat. Sebanyak dua bis besar disediakan sebagai armada transportasi untuk menuju acara yang akan dihadiri lebih dari 70 masyayikh dari berbagai negara ini.
“Alhamdulillah, kami membawa rombongan dua bis besar bersama bapak-bapak,” ungkap Bu Siti, salah satu dari rombongan tersebut.
Sebelumnya, ibu-ibu tersebut sempat menggoda salah satu tim dari JATMAN Online yang berasal dari Maroko. Tampak mereka sangat bahagia mengikuti agenda World Sufi Assembly yang dipimpin oleh Habib Luthfi bin Yahya.
Perlu diketahui bahwa rangkaian acara World Sufi Assembly Conference 2023 ini akan diawali dengan Kirab Kebangsaan di Stadion Hoegeng pada Senin (28/08) dan dilanjutkan dengan beberapa rangkaian acara lainnya hingga Kamis (31/08).