0
News
    Update Haji
    Home Featured Santri Spesial

    Pentingnya Memilih Lingkungan bagi Santri - Lirboyo net

    3 min read

     

    Pentingnya Memilih Lingkungan bagi Santri


    عن المرء لا تسأل وأبصر قرينه، فإن القرين بالمقارن يقتدي

    “Janganlah melihat seseorang hanya dari dirinya, tetapi lihatlah dengan siapa ia berteman.”

    Perkembangan zaman menjadi pemicu utama hilangnya nilai-nilai moral. Segala hal kini dapat kita akses dengan mudah, cukup dengan duduk santai sambil menggeser layar gawai.

    Lebih dari itu, kemajuan teknologi membuka peluang bagi seseorang untuk berinteraksi dengan berbagai macam kalangan. Namun, hal ini pula yang sering menjadi penyebab rusaknya pergaulan anak-anak muda di masa kini.

    Karena itu, alangkah baiknya jika pergaulan dapat kita aplikasikan dengan baik—yakni dengan standar nilai-nilai Islam.

    Maksud dari standar Islam di sini bukan berarti membatasi pergaulan, sebab Islam adalah rahmatan lil ‘alamin—agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Islam tidak melarang umatnya untuk bergaul dengan siapa pun, selama pergaulan tersebut tidak melanggar batas syariat.

    Namun demikian, Islam memberikan pedoman dalam memilih lingkungan dan teman bergaul. Hal ini sejalan dengan dawuh Imam al-Zarnuji dalam Ta‘lim al-Muta‘allim:

    أما اختيار الشريك فينبغي أن يختار المجد والورع وصاحب الطبع المستقيم والمتفهم

    “Ketika memilih teman, hendaklah memilih seseorang yang bersungguh-sungguh, wara‘, berpendirian teguh, dan berwawasan.”

    Pengaruh Lingkungan terhadap Kepribadian

    Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian seseorang, baik secara positif maupun negatif.
    Sebagai contoh, seorang bayi yang baru lahir mengikuti agama kedua orang tuanya—ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan memiliki peranan penting dalam membentuk pribadi manusia.

    Dalam Muqaddimah kitab al-Bujairami pengarangnya menyebutkan:

    من جلس مع الأغنياء زاده الله حب الدنيا والرغبة فيها، ومن جلس مع الفقراء حصل له الشكر والرضا بقسمة الله، ومن جلس مع الصالحين ازدادت رغبته في الطاعة، ومن جلس مع العلماء ازداد علماً وورعاً

    “Barang siapa bergaul dengan orang kaya, Allah akan menambah kecintaannya kepada dunia. Siapa orang yang bergaul dengan orang fakir, Allah akan menumbuhkan rasa syukur dan ridha atas pembagian-Nya. Barang siapa bergaul dengan orang saleh, Allah akan menambah semangatnya dalam ketaatan. Dan barang siapa bergaul dengan ulama, Allah akan menambah ilmu dan sifat wara‘ dalam dirinya.”

    Dari kutipan tersebut dapat dipahami bahwa lingkungan merupakan salah satu faktor utama dalam membentuk kepribadian seseorang.
    Karena itu, sebaiknya kita memilih lingkungan yang membawa pengaruh baik, sebab manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

    Kesimpulan

    Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang menjadikan pribadi seseorang semakin baik—terlepas dari perbedaan sosial, agama, maupun status.
    Intinya, selama lingkungan tersebut tidak menarik kita untuk melanggar syariat, maka ia dapat dikatakan sebagai lingkungan yang baik.

    Sejatinya, baik dan buruknya lingkungan sangat bergantung pada kemampuan kita dalam mengendalikan diri di berbagai keadaan.

    Oleh: Muhammad Adib M.M

    Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo

    Komentar
    Additional JS