0
News
    Home Featured Spesial Sultan Abdul Hamid

    Sultan Abdul Hamid rela hartanya ludes demi mendengar kata ini dari seorang lelaki: Ambillah, aku pasti... - Hops ID

    5 min read

     

    Sultan Abdul Hamid rela hartanya ludes demi mendengar kata ini dari seorang lelaki: Ambillah, aku pasti... - Hops ID


    Hops.ID – Sultan Abdul Hamid merupakan sultan ke 34 kesultanan Utsmaniyah dan merupakan sultan terakhir yang menerima kekuasaan Absolut.

    Sultan Abdul Hamid dikenal dengan sikapnya yang selalu rendah hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai islam.

    Kecintaan Sultan Abdul Hamid pada agama islam sangatlah kental, ia rela kehilangan segalanya demi menegakan agama Allah.

    Sultan Abdul Hamid juga merupakan seseorang yang selalu membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

    Saking seringnya beliau bersholawat kepada Nabi Muhammad Hingga tidak ada waktu yang terlewatkan tanpa shalawat.

    Suatu malam ketika Sultan Abdul Hamid sedang bekerja, ia tertidur di meja kerjanya karena kecapean, dan keesokan harinya sang Sultan kedatangan tamu tak dikenal.

    Tamu tersebut mengaku bahwa Sultan Abdul Hamid memiliki hutang kepada dirinya, pengawal yang menerima tamu tersebut tidak mengijinkanya untuk masuk dan bertemu dengan Sultan.

    Tamu tersebut pun menliskan sebuah surat untuk Sultan dan diserahkan kepada pengawalnya, pada saat pengawal tersebut menyerahkan surat tersebut, Sultan Abdul Hamid bertanya kenapapengawalnya tidak membaca surat tersebut.

    “Kenapa kau tidak membaca surat itu Pasha?,” tanya Sultan kepada pengawalnya.
    Dan jawaban si pengawal pun membuat sang Sultan cukup terkejut, bagaimana tidak, ada seorang lelaki bernama Paisal mengaku bahwa Sultan Abdul Hamid memiliki hutang uang kepadanya.

    “Aku malu tuanku, orang yang gila mengatakan tuanku berhutang duit darinya, kami menjemputnya ke istana dan memberikan duit tetapi dia tidak mau pergi,” jawab pasha sembari menjelaskan pada Sultan Abdul Hamid dikutip Hops.ID pada Kamis, 2 November 2023.

    Mendengar jawaban pengawalnya, Sultan pun langsung menanyakan dimana orang tersebut dan memintanya untuk segera masuk ke ruang istana.

    Sultan Abdul Hamid (YouTube Cahaya Indah)

    “Dimana dia, suruh dia masuk” tanya sultan

    “Dia disini tuanku,” jawab pengawalnya.

    Lelaki bernama Paisal itupun masuk atas arahan dari pengawal Sultan Abdul Hamid, setelah berada didalam istana, lelaki itu ditanya punya masalah apa oleh sultan.

    Secara mengejutkan lelaki itu menjawab bahwa sang Sultan memiliki hutang kepadanya, jawaban tersebut tentunya membuat Sultan sangat kaget.

    “Wahai tuanku, engkau berhutang duit kepadaku wahai tuanku,” ujar Paisal.

    “Bagaimana boleh aku berhutang duit darimu wahai anak,” sahut Sultan.

    Lelaki bernama Paisal itu pun terlebih dahulu menjelaskan tentang dirinya yang merupakan seorang pedagang yang tengah terlilut hutang.

    “Tuanku saya bekas ahli perniagaan, aku menjadi bangkrut, saya dibebani dengan hutang, saya sering berdoa kepada Allah setiap malam sebelum tdur,” sambung paisal.

    Saat mencoba menjelaskan, Pasha yang merupakan pengawal sultan meminta agar Paisal berbicara langsung pada intinya.

    Paisal pun melanjutkan ceritanya dan mencoba menjelaskan pada Sultan dan pengawalnya, ia mengatakan bahwa semalam dirinya bertemu dengan rasulullah dalam mimpinya.

    Dalam mimpinya rasulullah menitipkan salam kepada sang Sultan dengan menyapalembut sultan tersebut dengan sebutan Hamidku.

    Sultan Abdul Hamid (YouTube Cahaya Indah)

    “Semalem saya melihat (bermimpi bertemu) Nabi Muhammad , baginda berkata kepadku “Bertahu Hamid kami, bahwa dia senantiasa ingat kami dengan doa dan shalawat setiap malamdan dia telah lupa untuk melakukannya semalam, pergi dan minta apa yang engkau perlukan darinya,” ungkap paisal.

    Dan betapa terkejutnya semua orang yang ada di istana tersebut mendengar cerita Paisal, sang sultan pun hanya melongo dan bertanya apa yang dikatakan baginda Nabi Muhammad.

    “Hamid kami,” kata Paisal.

    Baru berbicara sepenggal kata tersebut, ia langsung di stop oleh sultan dan langsung diberikan uang yang sangat banyak oleh Sultan Hamid.

    “Ambillah anak ku, teruskan katakana sekalilagi apa yang baginda katakana,” ucap Sultan Abdul Hamid.

    Paisal mengucap kembali dan baru mengucap “Hamid kami” omongannya pun di stop kembali dan diberikan uang yang begitu banyak.

    Hal itu terus berulang-ulang hingga hampir semua uang Sultan Abdul Hamid habis diberikan pada Paisal.

    Hal itu karena sang Sultan terkejut dan senang namanya dipanggil oleh rasulullah melalui mimpi paisal, Abdul Hamid pun mengaku dirinya rela kehilangan semua harta kekayaan dan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawabannya yang telah lupa bersholawat kepada nabi Muhammad SAW.

    “Andai dia meminta seluruh hartaku dan kerajaanku, aku pasti memberikan kepadanya, aku bekerja semaleman Pasha, aku tertidur di atas mejaku dan terlupa membaca shalwat, aku melakukankehilapan, semoga Allah mengampunkanku,” pungkas Sultan Abdul Hamid.***

    Halaman:
    Komentar
    Additional JS