0
News
    Home 1 Abad NU Berita Featured Mujahadah Kubro Nahdhatul Ulama Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo: Di Tengah NU Saya Jadi Lebih Berani untuk Mengabdi Membela Rakyat Indonesia. - Merdeka

    6 min read

     

    Prabowo: Di Tengah NU Saya Jadi Lebih Berani untuk Mengabdi Membela Rakyat Indonesia.

    Prabowo, Presiden Republik Indonesia, mengungkapkan bahwa ia selalu merasakan semangat dan ketenangan ketika berada di tengah-tengah Nahdlatul Ulama.

    Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube Sekretari
    Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube Sekretari (© 2026 Liputan6.com)

    Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebahagiaannya ketika berada di tengah komunitas Nahdlatul Ulama (NU). Ia merasakan semangat dan kesejukan yang khas setiap kali berinteraksi dengan warga NU.

    "Setiap kali saya berada di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, saya selalu bahagia. Saya selalu semangat karena saya merasakan kesejukan," ungkap Prabowo dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, pada Minggu (8/2/2026).

    Prabowo juga merasakan getaran semangat persatuan di kalangan warga Nahdiyin. Ia memberikan pujian terhadap sikap guyub dan usaha warga NU dalam menegakkan keadilan di tanah air.

    "Saya merasakan getaran hati saudara-saudara dan saudari-saudari sekalian. Saya merasakan semangat persatuan, semangat guyub, semangat ingin menegakkan kedamaian. Saya merasakan harapan, saya merasakan harapan atas bangsa negara yang adil," jelasnya. Selain itu, Prabowo menyoroti kekuatan emak-emak NU yang luar biasa.

    "Apalagi tadi saya merasakan kuatnya tangan emak-emak dari NU. Luar biasa kekuatan emak-emak ini," tambahnya.

    Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga NU yang telah mengundangnya ke acara tersebut. Prabowo menegaskan bahwa keberadaan NU memberinya dorongan untuk berkontribusi lebih besar bagi Indonesia.

    "Setiap kali saya muncul di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah-tengah santri-santriwati, di tengah-tengah Kyai apalagi ada kyai-kyai besar dan ulama-ulama besar di belakang saya, rasanya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti, mengabdi dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," tuturnya.

    Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama

    Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube Sekretari
    Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Dok. Tangkapan Layar YouTube Sekretari © 2026 Liputan6.com

    Pada hari Minggu, 8 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 100.000 jemaah NU. Berdasarkan laporan dari Liputan6.com, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB. Dia terlihat mengenakan baju koko putih dan peci hitam, menciptakan kesan yang khidmat.

    Kedatangan Prabowo disambut oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Miftachul Akhyar, serta Sekjen PBNU yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Mereka menyambut Prabowo ketika dia turun dari mobil Maung putih RI-1. Sambutan meriah juga datang dari warga NU yang hadir, di mana para jemaah di tribun dan lapangan berdiri serta bertepuk tangan untuk menyambut kedatangan Prabowo.

    Antusiasme jemaah NU terlihat jelas saat mereka menyalami Prabowo. Sementara itu, Prabowo menyapa para jemaah dari atas mobilnya, menggunakan sunroof mobil Maung putih tersebut. Dia juga meluangkan waktu untuk menyalami beberapa jemaah NU yang hadir.

    Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, dan Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono turut hadir dalam acara tersebut. Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama menjadi sebuah refleksi penting mengenai kontribusi NU dalam sejarah bangsa ini.


    Komentar
    Additional JS