Kemenhaj akan Maksimalkan Mobile Clinic dan Klinik Satelit di Armuzna - Republika
Kemenhaj akan Maksimalkan Mobile Clinic dan Klinik Satelit di Armuzna
REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI akan memaksimalkan keberadaan klinik satelit di setiap sektor serta menghadirkan mobile clinic di wilayah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Upaya ini ditujukan untuk memperkuat pelayanan sekaligus pengawasan kondisi kesehatan jamaah.
“Kami akan memaksimalkan klinik satelit dan mobile clinic di Armuzna untuk melayani dan mengawasi kesehatan jamaah secara lebih optimal,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Hal ini disampaikan Dahnil saat meninjau kesiapan mitra pelayanan kesehatan haji di Makkah sebagai bagian dari upaya memastikan layanan optimal bagi jamaah haji Indonesia.
Dalam kunjungannya, Dahnil mendatangi Saudi German Hospital yang akan berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Haji serta para petugas kesehatan haji dalam melayani jamaah Indonesia.

Ia menegaskan, isu kesehatan masih menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun. Hal ini tidak terlepas dari tingginya jumlah jamaah lanjut usia serta mereka yang masuk kategori risiko tinggi.“Sekitar 25 persen jamaah haji Indonesia adalah lansia dan 177 ribu lainnya masuk kategori risiko tinggi. Karena itu, model pelayanan kesehatan harus banyak berubah,”ujar Dahnil.
Selain di Tanah Suci, penguatan layanan kesehatan juga dilakukan di dalam negeri. Pemerintah berencana menyediakan klinik permanen di asrama haji yang dapat beroperasi sepanjang tahun, termasuk untuk melayani jamaah umrah.
Langkah serupa juga akan diperkuat melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Arab Saudi sebagai pusat rujukan layanan kesehatan jamaah.“Ke depan, asrama haji akan dilengkapi klinik permanen agar pelayanan kesehatan bisa berjalan sepanjang tahun, baik untuk haji maupun umrah,” kata Dahnil.
Pemerintah berharap langkah ini mampu meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan jamaah haji Indonesia, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat.
Halaman 2 / 2
Di tengah konflik
Dahnil sebelumnya memastikan persiapan penyelenggaraan haji 2026 tetap berjalan lancar di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng).
“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kendala dalam persiapan, baik dari sisi Indonesia maupun pihak Arab Saudi. Insya Allah, keberangkatan pertama jamaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026,” kata Dahnil, Ahad.
Saat mengawali kunjungan kerja di Arab Saudi, pihaknya telah melakukan berbagai pengecekan langsung terhadap kesiapan operasional haji serta koordinasi dengan otoritas Arab Saudi. Dia menegaskan, pemerintah terus berupaya memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan optimal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah.
Selain memastikan kesiapan teknis, Wamenhaj juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.”Kita berdoa kepada Allah SWT semoga penyelenggaraan Haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman, bagi seluruh jamaah. Kami juga memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar seluruh proses ini diberikan kemudahan,”kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga menekankan pentingnya ibadah haji sebagai simbol perdamaian dunia, terutama di tengah dinamika konflik global yang masih berlangsung.
“Kita berharap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat menurun, sehingga pelaksanaan haji bisa berlangsung dengan aman. Haji memiliki pesan kuat tentang perdamaian, kesetaraan umat manusia, serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak,”jelas dia.
Menurut Dahnil, nilai-nilai universal dalam ibadah haji diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara yang tengah berkonflik untuk mengedepankan dialog dan perdamaian.“Haji harus menjadi instrumen untuk menghadirkan perdamaian dan keselamatan bagi seluruh umat manusia,”kata dia.
Wamenhaj juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.“Kita berdoa semoga berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam membangun dialog antar pemimpin dunia dapat membawa perdamaian global,”ujar dia.