Gratis, Bus Shalawat Siap Layani 21 Rute untuk Jamaah RI di Makkah - Republika
Gratis, Bus Shalawat Siap Layani 21 Rute untuk Jamaah RI di Makkah
ANTARA FOTO/Andika Wahyu Jamaah calon haji Indonesia antre berjalan menuju bus Shalawat di Terminal Shib Amir, kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (20/5/2025). Terminal bus tersebut melayani 14 rute dari hotel-hotel jamaah calon haji Indonesia yang terletak di kawasan Syisyah dan Raudhah menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Layanan transportasi bagi jamaah haji Indonesia di Kota Suci Makkah, Arab Saudi, dipastikan siap beroperasi penuh menyambut kedatangan kloter. Bus Shalawat akan melayani jamaah selama 24 jam, mengantar dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya, tanpa dipungut biaya.
Kepala Bidang Transportasi Daerah Kerja Makkah, Syarif Rahman, menjelaskan bahwa layanan ini mengikuti ketentuan Pemerintah Arab Saudi, sekaligus diperluas dengan kebijakan pemerintah Indonesia.
"Secara aturan, jamaah yang tinggal dengan jarak minimal 2.000 meter wajib diberikan transportasi. Tapi Indonesia memberikan layanan untuk seluruh jamaah, tanpa melihat jarak,” ujar Syarif kepada wartawan Media Center Haji (MCH), Ahad (26/4/2026).
Tahun ini, layanan transportasi jamaah Indonesia ditangani oleh enam perusahaan (syarikat) dengan armada bus kota (city bus) yang tersebar di lima wilayah utama: Misfalah, Jarwal, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.
Setiap wilayah terhubung dengan terminal pemberangkatan menuju Masjidil Haram yakni Misfalah melalui Terminal Ajyad; Jarwal dan Aziziyah melalui Terminal Jabal Ka’bah; Syisyah dan Raudhah melalui Terminal Syib Amir.
Untuk memudahkan, setiap bus dilengkapi stiker rute dengan kode warna dan nomor. Tahun ini terdapat 21 rute yang berbeda, dan seluruh anggota jamaah dibekali kartu rute sejak tiba di hotel.“Cukup lihat warna dan nomor kartu rute, jemaah tidak perlu lagi bertanya. Biasanya dalam dua-tiga hari sudah hafal,” kata Syarif.
Pengoperasian bus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kedatangan jamaah. Pada masa puncak, jumlah armada mencapai sekitar 452 unit, seluruhnya bus dengan usia maksimal lima tahun.
Halaman 2 / 3
Layanan ini berlangsung sejak kedatangan kloter pertama hingga 6 Zulhijjah (sebelum Armuzna), kemudian dilanjutkan kembali mulai 14 Zulhijjah hingga kepulangan kloter terakhir ke Indonesia.
Bus beroperasi nonstop 24 jam, dengan intensitas tertinggi menjelang dan setelah waktu salat fardu. Waktu tunggu jemaah rata-rata hanya 15–20 menit.
Mengusung tagline haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, pemerintah juga menyiapkan sekitar 52 unit bus khusus. Bus ini memiliki fitur lantai rendah (lower deck) yang memudahkan pengguna kursi roda naik tanpa harus diangkat.
Namun, penggunaannya berbasis permintaan (request) karena kapasitas terbatas, maksimal 18 penumpang termasuk kursi roda.“Kalau dipaksakan beroperasi reguler, justru tidak efektif. Jadi kami kirim sesuai kebutuhan di lapangan,”jelas dia.
Syarif menegaskan seluruh layanan transportasi ini gratis. Jamaah tidak perlu membayar atau memberikan tip kepada sopir.“Kami imbau jamaah dan keluarga di tanah air, tidak perlu memberi tip. Sopir sudah dibayar oleh perusahaan, dan ini bagian dari layanan resmi," kata dia.
Ia juga mengingatkan agar jemaah selalu membawa kartu rute saat bepergian serta menjaga barang bawaan agar tidak tertinggal.
Untuk memastikan kelancaran, bus ditempatkan di dua titik utama: terminal dan kantong parkir dekat hotel. Koordinasi dilakukan secara real-time melalui sistem komunikasi petugas di lapangan.“Kalau ada kekurangan armada di satu titik, langsung kami dorong dari terminal. Jadi jamaah tidak menunggu lama,” katanya.
Dengan pengaturan lalu lintas yang lebih ketat tahun ini oleh otoritas Arab Saudi, Syarif optimistis mobilitas jamaah akan lebih lancar dibanding musim sebelumnya.“Insya Allah tahun ini lebih terkendali sampai puncak haji," ujarnya.
Halaman 3 / 3
sumber : MCH 2026
Berita Terkait
Sebanyak Enam Ribu Armada Bus Disiapkan untuk Angkut Jamaah Haji Indonesia
Ihram - 21 April 2026, 06:06
Bus Shalawat akan Layani Jamaah Haji Indonesia Hingga 2 Juli
Inpicture - 21 June 2025, 23:30
Bus Sholawat Beroperasi, Jamaah Tuntaskan Tawaf Ifadah
Close Up - 10 June 2025, 19:41
Bus Shalawat Kembali Beroperasi Selasa, Jamaah Diminta tak Terburu-buru Tawaf Ifadah
Ihram - 09 June 2025, 13:40
Jamaah Haji Indonesia Diminta Atur Waktu ke Masjidil Haram, Ini Alasannya
Ihram - 30 May 2025, 09:47