0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Kasus Lhokseumawe Spesial

    Puluhan Calon Jemaah Haji Lhokseumawe Hampir Ditipu, Modus Mempercepat Keberangkatan - Kompas

    3 min read

     

    Puluhan Calon Jemaah Haji Lhokseumawe Hampir Ditipu, Modus Mempercepat Keberangkatan

    LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com  — Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umroh, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

    Pasalnya, mereka menerima telepon atas nama petugas kementerian itu menanyakan sejumlah pertanyaan dan meminta data ulang untuk keberangkatan haji. 

    “Modusnya meminta konfirmasi ulang data calon jamaah haji. Dugaannya meminta uang, namun pembicaraan antar pelaku dan calon jemaah belum sampai ke tahap uang,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lhokseumawe, Jamaluddin melalui sambungan telepon, Jumat (24/4/2026).

    Baca juga: Dua Jemaah Calon Haji Brebes Batal Berangkat karena Sakit, Tiga Masih Tertunda

    Dia menyebutkan, calon jemaah juga diberikan link tertentu untuk mengisi data. Pelaku meminta data pribadi diisi dalam link tersebut.

    Test Drive Changan Deepal S05 Di Chongqing, China

    Untuk menyakinkan calon jemaah mereka membacakan data mulai dari nama, nomor kursi haji dan lain sebagainya. Sehingga calon jemaah mau melayani pembicaraan mereka.

    “Sebagian sudah bicara tentang bagaimana caranya memangkas masa tunggu haji. Saat ini, masa tunggu haji kita di Lhokseumae sekitar 27 atau 30 tahun. Itu sudah lebih cepat dibanding sebelumnya sampai 34 tahun masa tunggu,” ujarnya.

    Baca juga: Jemaah Haji Gunungkidul Didominasi Lansia, Diimbau Aktif Olahraga Ringan

    Beruntungnya calon jemaah tidak mudah percaya. Mereka langsung mendatangi kantor kementerian haji untuk memastikan informasi itu.

    “Kami juga heran kenapa pelaku mengetahui identitas jemaah, kita selidiki internal juga. Kami sudah wanti-wanti sejak lama, jangan percaya telepon dari orang yang mengaku petugas haji. Kalau memang ragu, silakan datangi kantor untuk memastikan,” ujarnya. 

    Setelah kejadian itu, sambung Jamal, kementerian mengumumkan terbuka bahwa aksi itu berupa penipuan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

    “Kami imbau waspada untuk seluruh calon jamaah haji. Silakan datangi kantor dan percayalah pada sumber informasi resmi,” katanya. 

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Khawatir Cemari Sungai, 5 Pemburu Ikan Sapu-Sapu di Kali Pasar Baru Diamankan Satpol PP

    Komentar
    Roudhoh
    Additional JS