0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Haji Lintas Peristiwa Madinah Probolinggo Spesial

    Kronologi Bus Jemaah Haji Asal Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Ada Kendaraan Nyelonong - Kompas

    4 min read

     

    Kronologi Bus Jemaah Haji Asal Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Ada Kendaraan Nyelonong


    SURABAYA, KOMPAS.com - Bus yang membawa rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo mengalami kecelakaan di Jabal Maghnet, Madinah, Arab Saudi, Selasa (28/4/2026).

    “Iya itu terjadi dari SUB 02 (Embarkasi Surabaya),” kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, As’adul Anam, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (29/4/2026), dilansir dari Kompas.com.

    Baca juga: Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Jabal Magnet, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

    Kronologi Kecelakaan Bus Jemaah Haji Probolinggo

    Anam menjelaskan, insiden terjadi saat bus rombongan jemaah asal Probolinggo sedang dalam perjalanan ziarah ke Jabal Maghnet bersama kelompok Pecinta Al Quran yang difasilitasi salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

    Namun, saat tiba di lokasi kejadian, terdapat kendaraan lain yang menyeberang secara mendadak dari sisi kanan jalan.

    3 WNI Ditangkap Aparat Arab Saudi, Wamenhaj: Jangan Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre

    Akibatnya, bus tidak sempat berhenti meski telah berupaya mengerem, sehingga terjadi tabrakan dengan kendaraan yang menyeberang itu.

    "Kemudian ada kendaraan yang nyelonong dari sisi kanan jalan. Busnya tidak bisa mengendalikan diri akhirnya tabrakan," ucapnya.

    Baca juga: Berikan Lansia Perhatian Khusus, Mas Dhito Fasilitasi Kursi Roda Jemaah Calon Haji Tertua

    Dalam video yang beredar di media sosial, akibat insiden tersebut, kondisi bus tampak mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kaca depan pecah, bumper terlepas, dan sisi kanan depan ringsek.

    Lima Orang Alami Luka-luka

    Meski bus mengalami kerusakan, Anam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “Kita bersyukur karena tidak ada korban jiwa bahkan luka berat. Luka ringan ada beberapa orang dan sudah dikembalikan artinya sudah pergi ke pemondokan masing-masing,” ujarnya.

    Baca juga: Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penanganan

    Namun, sebanyak lima jemaah dilaporkan mengalami luka ringan akibat serpihan kaca dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

    “Semua luka ringan, ada lima jemaah mengalami serpihan kaca, yakni Abdul Hamid, Suharto, Inggo Yuniko, Siti Hartini, dan Siti Aisyah, mereka dari Kloter 02,” tutur dia.

    Jemaah Diimbau Fokus Ibadah

    PPIH Embarkasi Surabaya maupun petugas di Arab Saudi mengimbau jemaah agar lebih berhati-hati saat mengikuti kegiatan di luar rangkaian ibadah utama.

    “Inti di Arab Saudi yang ibadah dulu, kalau ada waktu tidak perlu jauh-jauh. Subuh sampai Dzuhur ini waktu pendek, kalau mau ngejar Arbain masih memungkinkan,” katanya.

    Baca juga: BPKN Ungkap Maraknya Haji Ilegal, Korban dari Dosen hingga Wiraswasta

    Anam juga meminta KBIH lebih selektif dalam mengatur kegiatan ziarah agar tidak terlalu jauh dari pusat Kota Madinah.

    “Saya katakan, ini yang ngadakan siapa? KBIH pak. Ya sudah KBIH yang lebih waspada dan hati-hati karena waktu di Madinah ini sangat sempit jadwal waktu shalat,” ujarnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Momen 12 Kloter Awal Jemaah Haji Indonesia Mulai Menuju Makkah

    Komentar
    Additional JS