Di Arena Muktamar NU, Berikut Tujuan Ziarah 3 Ulama Sentral Pendiri NU di Jombang - NU Online
Jombang, NU Online Jatim
Kabupaten Jombang dikenal luas sebagai salah satu daerah paling penting dalam catatan sejarah Nahdlatul Ulama (NU). Di bumi Jombang inilah, jasad para tokoh besar sekaligus pendiri NU disemayamkan. Mereka adalah Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.
1. KH Hasyim Asy’ari
KH Hasyim Asy’ari merupakan tokoh sentral di balik pendirian Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Beliau memegang amanah sebagai Rais Akbar, yakni pemimpin tertinggi NU pada masa-masa awal kelahirannya, sekaligus dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Tebuireng.
Hingga kini, makam KH Hasyim Asy’ari berada di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang. Kompleks pemakaman ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Setiap harinya, area makam ini tak pernah sepi dari kedatangan warga dan peziarah yang ingin mengenang serta mendoakan keteladanan beliau.
2. KH Abdul Wahab Chasbullah
Tokoh besar berikutnya adalah KH Abdul Wahab Chasbullah, seorang ulama karismatik yang menjadi motor penggerak utama lahirnya NU. Beliau adalah sosok di balik pembentukan Komite Hijaz serta perjuangan gigih dalam menegakkan kebebasan bermadzhab, yang kemudian menjadi fondasi penting berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia ini.
Selain aktif dalam struktur organisasi, KH Abdul Wahab Chasbullah juga mengasuh Pesantren Tambakberas. Beliau wafat dan dimakamkan di kompleks Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Makam Mbah Wahab senantiasa menjadi salah satu destinasi ziarah utama bagi masyarakat yang berkunjung ke Jombang.
Baca selengkapnya di Sini...