Muktamar NU di Jombang, Pemilihan Ketum PBNU Digelar 29 Agustus 2026 - Kompas
JOMBANG, KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026, tertanggal 23 Agustus 2026, yang mengatur jadwal pelaksanaan serta materi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Berdasarkan edaran tersebut, perhelatan tertinggi organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Agustus 2026, berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Agenda utama lima tahunan ini diproyeksikan menghimpun serangkaian kegiatan krusial, mulai dari sidang pleno, pembahasan masalah-masalah keagamaan (bahtsul masail), hingga penetapan Rais Aam, dan Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031.
“Untuk mendukung teknis pelaksanaan Muktamar ke-35, perlu kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut,” demikian bunyi petikan konsideran Surat Edaran PBNU tersebut, yang diperoleh Kompas.com, Senin (24/8/2026).
Plt Bupati Pati Minta Maaf Setelah Salah Ucap Pancasila di Upacara HUT RI: Blank, Kondisi Tidak Fit
Baca juga: Sambut Muktamar Ke-35 NU, Warga Nahdliyin Jombang Gelar Khatmil Quran Serentak
Rangkaian Agenda Utama Muktamar ke-35 NU
Berdasarkan rundown resmi PBNU, tahapan acara terbagi dalam empat agenda utama:
1. Registrasi & Pembukaan Resmi (26–27 Agustus 2026)
Registrasi peserta dari unsur Pengurus Wilayah (PWNU), Pengurus Cabang (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa (PCINU) dibuka mulai Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB di Kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum, disusul kegiatan Istighotsah Kubro pada malam hari di PP Al-Amanah 2.
Baca juga: Ma'ruf Amin Sebut Istana Tak Dukung Calon Manapun dalam Pemilihan Ketum PBNU
Sementara itu, seremonial pembukaan resmi digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026, pukul 20.00 WIB di Lapangan Untung Suropati.
Pembukaan bakal diisi ucapan selamat datang dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, laporan Ketua Panitia KH. Akhmad Said Asrori, sambutan Ketua Umum PBNU Dr. KH. Yahya Cholil Staquf, serta Khutbah Iftitah oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar.
Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir untuk memberikan amanat sekaligus membuka Muktamar secara resmi.
Baca juga: Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Abdul Wahab Chasbullah Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI NU
2. Sidang Pleno & Bahtsul Masail (28–29 Agustus 2026)
Kemudian, pada Jumat, 28 Agustus 2026, agenda dimulai dengan Pleno I (Pengesahan Tata Tertib dan Jadwal) serta Pleno II (Laporan Pertanggungjawaban PBNU 2021–2026 dan Pandangan Umum).
Pada sore hingga malam hari, sidang komisi dibagi ke dalam enam fokus pembahasan di beberapa titik lokasi:
- Komisi A (Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah): Halaman MAN 3
- Komisi B (Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah): Aula Ma’had Aly
- Komisi C (Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah): Aula Madrasah Fatah Hasyim
- Komisi D (Organisasi): Aula GSG
- Komisi E (Program): Aula Kampus IAIBAFA
- Komisi F (Rekomendasi): Aula UNWAHA.
Sidang komisi ini akan berlanjut hingga Sabtu, 29 Agustus 2026 pagi, sebelum pembacaan laporan dan pengesahan hasil pada Pleno III.
Baca juga: Muktamar NU Jombang, 200 Unit Becak Listrik Disiagakan untuk Angkut Peserta
Puncak Pemilihan Kepemimpinan PBNU
Momen penentu suksesi kepemimpinan PBNU dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, mulai pukul 19.30 WIB melalui Sidang Pleno V.
Tahapan ini diawali dengan pernyataan demisioner PBNU Masa Khidmah 2021–2026, dilanjutkan pemilihan dan penetapan anggota Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA).
Selanjutnya, anggota AHWA menggelar sidang tertutup untuk menetapkan Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031, disambung dengan pemilihan Ketua Umum PBNU serta penetapan Midformatur.
Rangkaian perhelatan akbar ini akan resmi ditutup pada Minggu, 30 Agustus 2026 pagi di Ruang Pleno Halaman GSG, dengan agenda sambutan kepemimpinan baru dan konferensi pers bersama awak media pada pukul 10.15 WIB.
Baca juga: Gus Ipul Tegaskan Muktamar Ke-35 NU Sesuai Aturan Organisasi, Bukan Kemauan Perorangan
Ketentuan Registrasi dan Verifikasi Peserta
Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Rais Prof. Dr. KH. Mohammad Nuh dan Katib Aam KH. Akhmad Said Asrori tersebut, PBNU menekankan pengetatan verifikasi peserta.
Seluruh utusan PWNU, PCNU, maupun PCINU diwajibkan mengantongi QR Code Konfirmasi Pendaftaran yang terverifikasi dan sesuai Surat Keputusan (SK) PBNU.
Untuk mempermudah koordinasi, panitia menyediakan layanan Call Center PBNU via nomor 0811-9999-1926 dan 0857-7287-4265.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT