Panitia Muktamar NU di Jombang Siapkan 3.000 Kasur untuk Penginapan Peserta - Kompas
JOMBANG, KOMPAS.com – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan sekitar 3.000 unit kasur guna menunjang kebutuhan akomodasi dan kenyamanan para muktamirin di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Ribuan kasur tersebut dipasok dari dua sumber utama, yakni 2.000 unit dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan 1.000 unit bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Salah satu lokasi yang disulap menjadi tempat penginapan delegasi berada di Madrasah Aliyah Unggulan (MAU) KH Abdul Wahab Hasbullah (MAUWH) Bahrul Ulum. Madrasah ini masuk dalam area Tower 1 kawasan penginapan peserta muktamar.
Baca juga: Rombongan Nahdliyin Mulai Berdatangan di Jombang Jelang Muktamar Ke-35 NU
Kepala MAUWH Bahrul Ulum, Faizun Amir, menyampaikan bahwa pihak madrasah telah menyiapkan 13 ruang kelas di lantai 1 dan lantai 2 yang dilengkapi 156 unit kasur.
Suasana di Gedung DPR Jelang Demo 27 Agustus 2026, Spanduk Tuntutan Mulai Dipasang
“Setiap kamar dirancang untuk menampung sekitar 12 peserta,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Lihat Foto
Faizun menjelaskan, pihak madrasah secara khusus membatasi penggunaan area penginapan hanya sampai lantai 2.
Menurut dia, lantai 3 sengaja tidak difungsikan guna mempertimbangkan faktor fisik dan kenyamanan para utusan muktamar yang telah berusia lanjut.
"Lantai 3 terlalu tinggi untuk beliau-beliau yang rata-rata sudah sepuh," ujar Faizun.
Baca juga: Muktamar NU di Jombang, Pemilihan Ketum PBNU Digelar 29 Agustus 2026
Dilengkapi AC dan Kamar Mandi
Untuk memastikan kenyamanan selama beristirahat, seluruh ruang penginapan di MAUWH telah dilengkapi pendingin udara atau serta kipas angin.
Kemudian, Faizun mengungkapkan, pihak madrasah juga menyediakan 14 unit kamar mandi untuk menunjang aktivitas kebersihan peserta.
Dia menambahkan, pengelola madrasah bersiaga menyambut kedatangan rombongan delegasi mulai Rabu, 26 Agustus 2026.
Kendati demikian, puncak kedatangan para muktamirin diproyeksikan terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026 pagi.
"Kita standby mulai tanggal 26 (Agustus), tetapi dimungkinkan muktamirin hadirnya itu tanggal 27 pagi," kata Faizun.
Baca juga: Jelang Muktamar di Jombang, Gus Yahya: Sebenarnya NU Itu Apa?
Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026, tertanggal 23 Agustus 2026, yang mengatur jadwal pelaksanaan serta materi Muktamar ke-35 NU.
Berdasarkan edaran tersebut, Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung selama enam hari yakni 26-31 Agustus 2026, berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Berdasarkan rundown resmi PBNU, tahapan acara terbagi dalam empat agenda utama, meliputi Registrasi dan Pembukaan Resmi (26–27 Agustus 2026), Sidang Pleno dan Bahtsul Masail (28–29 Agustus 2026), serta Pemilihan Kepemimpinan PBNU (29 Agustus 2026).
Rangkaian perhelatan akbar ini akan resmi ditutup pada Minggu (30 Agustus 2026) pagi di Ruang Pleno Halaman GSG, dengan agenda sambutan kepemimpinan baru dan konferensi pers bersama awak media pada pukul 10.15 WIB.
Baca juga: Muktamar NU di Jombang, Pemilihan Ketum PBNU Digelar 29 Agustus 2026
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Tanpa Tenda VIP, Pejabat di Kulon Progo Ikut Berpanas-panasan Saat Upacara HUT RI