0
News
    Home Berita Featured Gus Ipul Muktamar NU Spesial

    Muktamar NU Sempat Memanas, Gus Ipul: Itu Biasa, Bagian dari Dinamika - AFU

    3 min read

     


    Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf memberikan sambutan pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). ANTARA/ HO-tangkapan layar YouTube Muktamar Ke-35 NU

    Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

    JAKARTA, AFU.ID Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menilai ketegangan yang sempat terjadi di depan ruang Sidang Pleno di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, merupakan bagian dari dinamika Muktamar. Gus Ipul merespons santai aksi protes dan orasi yang mewarnai jalannya Muktamar pada Minggu (30/8/2026).

    "Ah, itu biasa lah dinamika, ya. Kita lihat ini sebagai bagian dari pernik-perniknya Muktamar," ujar Gus Ipul kepada wartawan di lokasi persidangan, Minggu sore. Ia meminta situasi tersebut tidak dilihat secara sepotong. Menurutnya, seluruh aktivitas di area persidangan juga dipantau melalui kamera pengawas.

    "Harus kita pahami secara utuh, tidak boleh sepotong-sepotong. Apalagi, di area ini juga banyak CCTV. Sekali lagi, nanti kita beri penjelasan lebih lanjut," kata Gus Ipul. Gus Ipul juga menanggapi adanya tuntutan dari peserta aksi yang berkaitan dengan materi persidangan hingga usulan perubahan Peraturan Perkumpulan (Perkum).

    Ia menegaskan panitia OC tidak memiliki kewenangan menentukan keputusan substantif dalam Muktamar. Panitia hanya bertugas memfasilitasi jalannya forum. "Muktamar posisinya lebih tinggi, jadi bisa mengambil keputusan apa pun. Keputusan-keputusan di sini adalah keputusan yang mengikat. Kalau nanti misalnya mau diubah, ya tentu atas persetujuan peserta Muktamar," ujarnya.

    Menurut dia, setiap perubahan terhadap keputusan yang telah dibahas dalam forum tetap harus mendapatkan persetujuan peserta Muktamar. Gus Ipul memastikan situasi di sekitar arena persidangan telah kembali kondusif. Para pihak yang sebelumnya terlibat dalam ketegangan disebut telah kembali bermusyawarah untuk mencari penyelesaian.

    "Sekarang suasananya sudah reda, sedang musyawarah mencari jalan yang terbaik. Itulah NU," pungkasnya. Pantauan di lokasi, suasana di sekitar arena Muktamar kemudian kembali lebih tenang. Di dalam ruang sidang, peserta masih mengikuti proses penghitungan atau tabulasi perolehan suara usulan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). (FAD)

    Komentar
    Additional JS