Kampung Haji Belum Bisa Dipakai untuk Haji 2026, Ini Penjelasan Wamenhaj Dahnil - Inilah
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan proyek Kampung Haji Indonesia belum dapat digunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026. Proyek tersebut masih berada dalam tahap proses peralihan aset dan pengembangan infrastruktur tambahan.
Pernyataan itu disampaikan Dahnil kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia menjelaskan bahwa selain proses peralihan aset, sejumlah tower penunjang masih membutuhkan pembangunan lanjutan sehingga belum memungkinkan difungsikan dalam waktu dekat.
“Kampung Haji yang jelas sekarang masih proses, Novotel itu sudah mulai proses peralihan oleh Danantara. Nanti kita butuh pembangunan di beberapa tower lagi dan itu butuh waktu,” ujar Dahnil.
Ia menegaskan proyek yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut belum bisa dipakai pada musim haji tahun ini.
“Belum, tahun ini belum kita pakai,” kata Dahnil menekankan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menargetkan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun. Proyek tersebut dirancang sebagai kawasan terpadu untuk mendukung kebutuhan akomodasi dan layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Target itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
“Insya Allah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan. Kita berharap dalam tiga tahun kita sudah punya kampung haji yang bagus. Baru nanti beberapa bulan lagi kita sudah akan punya kurang lebih seribu kamar, tapi terus akan kita bangun,” ujar Prabowo.
Ia juga mengungkapkan Indonesia menjadi negara pertama yang memperoleh izin dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memiliki lahan di Kota Makkah. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai kawasan Kampung Haji Indonesia.
“Ini adalah pertama kali dalam sejarah, pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Mereka mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” kata Prabowo.
Meski demikian, realisasi operasional Kampung Haji masih menunggu penyelesaian proses administratif dan pembangunan fisik. Pemerintah menyatakan akan memastikan seluruh aspek legal, teknis, dan infrastruktur tuntas sebelum kawasan tersebut difungsikan untuk melayani jemaah haji Indonesia.