0
News
    Home Berita Featured Kisah Kisah Wali Spesial Uwais Al Qarni

    Ketika Doa Uwais al-Qarni Langsung Diijabah oleh Allah - NU Online

    4 min read

    Ketika Doa Uwais al-Qarni Langsung Diijabah oleh Allah


    Ilustrasi (sumber: identitasunhas)

    Dikisahkan dari seorang lelaki pedagang, bahwasanya ia berkata; pada suatu hari aku bersama para pedagang lain menumpang sebuah kapal sembari membawa dagangan yang sangat banyak. Takala telah sampai di tengah lautan, datanglah angin ribut yang meniup sehingga menimbulkan gelombang yang sangat besar yang menghantam kapal kami.

    Semua penumpang kapal merasa takut yang amat sangat. Tidak henti-hentinya gelombang besar menerjang kapal sehingga dalam kapal penuh terisi air dan kapal pun menjadi berat. Dan kami telah putus asa untuk menyelamatkan jiwa dan semua harta kami.

    Baca Juga: Uwais Al-Qarni, Pemuda yang Terkenal di Kalangan Penduduk Langit

    Sementara di sudut kapal terdapat seorang laki-laki yang mengenakan jubah dari bulu. Setelah melihat kondisi kapal seperti itu, maka ia keluar dari kapal dan berdiri di atas air sambil melakukan shalat. Lantas spotan saja Kami minta tolong kepadanya.

    “Wahai wali Allah, tolonglah kami!” ucap salah satu dari kami.

    Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

    Laki-laki itu tidak memperhatikan dan tidak menoleh kepada kami. Kemudian kami mengulangi lagi mohon pertolongan kepadanya.

    “Demi haq Tuhan Yang Memberi kekuatan kepadamu untuk beribadah kepada-Nya, tolonglah kami, sekali lagi tolonglah kami!”

    Kemudian laki-laki itu menoleh kepada kami.

    “Ada apa kamu sekalian ini?” Ia mengatakan seperti itu sebab kami lihat ia telah tenggelam dalam ibadah kepada Allah sehingga tidak melihat semua musibah yang menimpa kami.

    “Adakah engkau tidak melihat kondisi kapal yang diterjang angin dan gelombang yang sangat dahsyat?”

    “Dekatkanlah diri kalian kepada Allah!” jawabnya.

    “Dengan cara bagaimana kami mendekatkan diri kepada Allah?”

    “Dengan meninggalkan harta dunia.”

    “Iya, kami akan melakukannya.”

    “Keluarlah kamu sekalian dari kapal dengan nama Allah.”

    Baca Juga: Uwais Al Qarni, Kiblat Teladan Pemuda Masa Kini

    Kemudian kami semua seluruhnya keluar dari kapal satu persatu sehingga tidak ada seorang pun yang berada di dalamnya.

    Waktu itu kami yang berjumlah dua ratus orang lebih, anehnya dapat berdiri dan berjalan di atas air sehingga berkumpul di sekitar laki-laki wali Allah itu. Kemudian kapal tenggelam beserta dengan semua harta yang ada di dalamnya.

    “Kamu sekalian telah selamat dan terbebas dari bahaya dunia.” Ungkapnya.

    “Kami bertanya kepadamu, demi Allah, siapakah engkau sebenarnya, mudah-mudahan Allah merahmatimu.”

    “Aku Uwais al-Qarni.”

    “Wahai Uwais! Sungguh di dalam kapal ada harta benda milik orang-orang fakir Madinah kiriman seorang laki-laki dari Mesir.”

    “Seandainya Allah mengembalikan kepadamu semua hartamu, maukah kamu sekalian membagi-baginya kepada orang-orang fakir Madinah?”

    “Iya, kami mau.”

    Baca Juga: Memahami Popularitas dalam Perspektif Tasawuf

    Kemudian Uwais al-Qarni berdiri melakukan shalat dua rakaat di atas air dan berdoa dengan suara pelan. Tiba- tiba kapal itu muncul ke permukaan air beserta semua harta yang ada di dalamnya. Kami menumpang lagi ke dalam kapal menuju ke Madinah. Kapal berjalan dengan sangat lancar, tidak ada gangguan suatu apapun sehingga sampai di Madinah dengan selamat.

    Sesampai kami di Madinah, langsung kami membagi- bagi harta kami di antara kami dan ahli Madinah. Sehingga di Madinah tidak ada lagi orang yang fakir selamanya.Penulis: Dimas Setyawan Saputro

    Editor: Rara Zarary

    Komentar
    Additional JS