0
News
    Update Haji
    Home Berita Featured Masjid Haram Spesial

    Catat! Tarif Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi Masjidil Haram 300-350 Riyal, Ini Ciri-Cirinya - Jawa Pos

    3 min read

     

    Catat! Tarif Jasa Pendorong Kursi Roda Resmi Masjidil Haram 300-350 Riyal, Ini Ciri-Cirinya

    Minggu, 3 Mei 2026 | 09.53 WIB

    Petugas jasa pendorong kursi roda resmi Masjidil Haram memakai rompi khusus dan memiliki tasreh. (Media Center Haji 2026)

    JawaPos.com – Masjidil Haram menyediakan jasa pendorong kursi roda resmi yang tarifnya sudah ditentukan. Salah satu ciri khas mereka adalah mengenakan rompi khusus.

    "Rompinya kalau yang pagi itu warnanya merah marun, kalau yang sore dan malam itu warnanya abu-abu," terang Kasi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP2JH) dan Lansia-Disabilitas PPIH Daker Makkah, Mayor CKM dr Ridwan Siswanto, Sabtu (2/5) Waktu Arab Saudi.

    Menurut Ridwan, selain rompi khusus, para penyedia layanan pendorong kursi roda ini juga memiliki kartu tasreh. "Itu yang terpenting. Karena banyak yang pakai rompi mirip-mirip," kata Ridwan.

    Ia mengingatkan, banyak layanan pendorong kursi roda ilegal yang sengaja memakai rompi mirip petugas resmi untuk mengelabuhi jemaah. Tapi mereka tidak punya kartu tasreh.

    "Disangkanya itu pendorong resmi padahal bukan. Pendorong yang non-resmi atau ilegal itu ada juga dari pendorong Arab, ada juga dari penduduk Indonesia yang bermukim di Saudi," kata Ridwan.

    Kemudian, tarif petugas resmi adalah antara 300-350 riyal. Tarif itu baru dibayarkan jamaah haji setelah diantar kembali ke terminal bus setelah selesai menjalani umrah.

    Karena itu, sejak awal pihak Daerah Kerja (Daker) Makkah Kementerian Haji dan Umrah RI mendesain manajemen pendorongan kursi roda yang lebih terstruktur bagi jamaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas (Landis).

    Layanan ini disediakan oleh seksi Landis di Daker Makkah untuk memastikan jamaah haji Indonesia terhubung dengan pendorong kursi roda resmi Masjidil Haram.

    Penyiapan kursi roda dimulai sejak jamaah berangkat dari hotel. "Nanti ketika para jamaah sudah sampai di terminal, maka kita akan menyambut dengan petugas-petugas resmi yang sudah kerjasama dengan pihak Daker," terang Kadaker Makkah Ihsan Faisal.

    Ihsan mengingatkan, penjual jasa pendorong kursi roda ilegal saat ini tersebar di sekitar Masjidil Haram. Mereka menjadi ancaman tersendiri bagi jamaah haji Indonesia yang hendak beribadah di Masjidil Haram.

    Sebab, mereka kerap mematok tarif tinggi bagi pengguna jasanya. Apalagi mereka tahu betul reputasi jamaah haji Indonesia yang terkenal dermawan.

    Sayangnya, jamaah berpotensi besar ditelantarkan oleh penjual jasa ilegal ini, terutama saat ada razia oleh askar Masjidil Haram.

    Bila jamaah menggunakan jasa pendorong kursi roda ilegal lalu ditelantarkan, jamaah bisa tidak mampu menyelesaikan ibadah umrah wajib.

    Karena itu, jika jamaah haji tiba-tiba kehabisan tenaga di tengah prosesi ibadah, mereka diminta segera mencari petugas haji Indonesia yang memang disebar di dalam Masjidil Haram.

    "Silakan kontak dengan para petugas dan nanti minta bantuan untuk dicarikan petugas pendorong yang resmi," jelas Ihsan.

    Editor: Bayu Putra

    Komentar
    Additional JS