0
News
    Home Berita Featured Haji Jamarat Spesial Tekno

    Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat - Kompas

    4 min read

     

    Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat

    KOMPAS.com – Upaya meningkatkan kenyamanan jemaah haji terus dilakukan oleh Kidana Development Company.

    Terbaru, perusahaan ini mengganti sistem pendingin lama dengan teknologi kabut modern di area pelataran barat fasilitas Jamarat.

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman, terutama saat jemaah melaksanakan lempar jumrah—salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji.

    Baca juga: 1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026

    Ganti 400 Kolom dengan Teknologi Baru

    Dalam keterangan resminya, Kidana Development Company menyebutkan bahwa:

    Bagaimana Iran Bisa Nyaris Punya 11 Bom Nuklir di Era 3 Presiden AS?

    • Pada musim haji 1446 H, sebanyak 200 kolom kabut tradisional telah diganti
    • Pada musim haji 1447 H, ditargetkan 200 kolom tambahan untuk diganti

    Dengan total 400 unit yang diperbarui, sistem pendingin kini jauh lebih efisien dalam menurunkan suhu dan mendistribusikan udara secara merata.

    Lebih Sejuk untuk Ratusan Ribu Jemaah

    Teknologi mist fan terbaru ini dirancang memiliki kapasitas pendinginan tinggi, sehingga mampu menciptakan suasana yang lebih sejuk di tengah cuaca panas ekstrem di Makkah.

    Baca juga: Puncak Pergerakan Jemaah dari Madinah, 9.000 Orang Diberangkatkan ke Mekkah

    Sistem ini bahkan mampu melayani hingga 180.000 jemaah per jam, khususnya saat mereka bergerak menuju lokasi lempar jumrah di Jamarat.

    Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Haji

    Inovasi ini diharapkan dapat:

    • Mengurangi risiko kelelahan akibat panas
    • Meningkatkan kenyamanan jemaah saat beribadah
    • Mendukung kelancaran arus pergerakan jemaah

    Modernisasi fasilitas ini menjadi bukti keseriusan pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan haji dari tahun ke tahun.

    Baca juga: Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti

    Dengan teknologi yang terus diperbarui, pengalaman ibadah haji kini tidak hanya lebih tertib, tetapi juga semakin nyaman bagi jutaan umat Muslim dari seluruh dunia.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Satu Jemaah Haji Indonesia Hilang di Arab Saudi, Kemenhaj Bentuk Tim Pencarian

    Komentar
    Additional JS